BONE,LinusTerkini.com-Kapal ferry KMP Mandala Nusantara yang melayani rute Pelabuhan Kolaka menuju Pelabuhan Bajoe terpaksa putar balik akibat cuaca buruk di perairan Selat Bone.
Insiden ini terjadi pada Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026, dan membuat para penumpang panik setelah sejumlah kendaraan di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik.
Kronologi Kejadian
KMP Mandala Nusantara berangkat dari Pelabuhan Kolaka pada Jumat (13/2) sekitar pukul 17.58 Wita dengan membawa ratusan penumpang serta puluhan kendaraan roda dua dan roda empat.
Namun saat berada di tengah perjalanan, gelombang tinggi disertai angin kencang menghantam kapal.
Guncangan keras membuat beberapa kendaraan di dek bawah kehilangan posisi pengikat, dan akhirnya terbalik.
Menurut informasi yang dihimpun, kondisi cuaca semakin memburuk hingga nakhoda memutuskan menghentikan pelayaran dan melakukan putar balik ke Kolaka pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 01.00 Wita demi keselamatan seluruh penumpang.
Situasi di Dalam Kapal
Sejumlah penumpang mengaku panik saat merasakan kapal dihantam gelombang besar berkali-kali. Suara benturan kendaraan di lambung kapal menambah kecemasan.
Petugas kapal langsung melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Namun kerusakan pada beberapa kendaraan tidak bisa dihindari.
Tindak Lanjut
Pihak pengelola pelabuhan dan operator kapal kini melakukan pendataan kerusakan serta pemeriksaan lanjutan kondisi kapal. Penyeberangan Kolaka–Bajoe juga dikabarkan masih memantau perkembangan cuaca sebelum melanjutkan jadwal normal.
Hingga berita ini diterbitkan, cuaca ekstrem di wilayah perairan Selat Bone masih menjadi perhatian utama otoritas pelayaran.
Laporan: Hasjan













