Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

- Editor

Minggu, 20 September 2026 - 07:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

CALI,COLOMBIA,LinusTerkini.com– Sebuah langkah diplomatik monumental kembali dicatat dalam dinamika politik internasional. Pemerintah Republik Kolombia secara resmi mengumumkan perubahan sikap politiknya terkait isu Sahara dengan menegaskan pengakuan penuh atas kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Provinsi-Provinsi Selatan (Moroccan Sahara).

 

Keputusan bersejarah ini diumumkan dalam pertemuan resmi, Jumat (07-08-2026) antara Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, bersama Wakil Presiden Republik Kolombia, José Manuel Restrepo, serta dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Kolombia, Omar Bula Escobar, di Cali, Kolombia.

 

Dalam kesempatan tersebut, Menlu Kolombia Omar Bula Escobar menegaskan bahwa Kolombia secara resmi mengakui kedaulatan penuh Maroko atas wilayah Sahara. Pernyataan ini menjadi tiang pancang baru bagi orientasi kebijakan luar negeri Kolombia dalam mendukung keutuhan wilayah Kerajaan Maroko.

 

Senada dengan hal itu, Wakil Presiden Kolombia José Manuel Restrepo menggarisbawahi bahwa pengumuman ini menandai “awal baru” bagi hubungan bilateral kedua negara. Restrepo menekankan bahwa Kerajaan Maroko merupakan mitra strategis utama dan sekutu nomor satu bagi Kolombia di benua Afrika. Ia menyatakan komitmen kuat negaranya untuk membangun kemitraan strategis yang lebih erat dengan Maroko di berbagai sektor.

Baca Juga:  Usut Dugaan Ujaran Kebencian Bahar Smith, Polisi Agendakan Pemeriksaan Senin Esok

 

Merespons keputusan tersebut, Menlu Maroko Nasser Bourita menggambarkan langkah Kolombia yang mencabut pengakuan terhadap entitas fiktif ‘sadr’ dan beralih mendukung penuh kedaulatan Maroko sebagai keputusan yang sangat “historis”. Bourita optimistis bahwa pergeseran sikap politik ini akan memberikan momentum besar bagi penguatan hubungan ekonomi, di mana kedua negara dapat saling memanfaatkan posisi strategis masing-masing di kawasan Afrika dan Amerika Latin.

 

Bourita menambahkan bahwa keikutsertaannya dalam acara pelantikan Presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, di Kota Cali – atas petunjuk langsung dari Yang Mulia Raja Mohammed VI, merupakan wujud nyata komitmen Kerajaan Maroko untuk menyokong momentum positif ini serta membawa hubungan Maroko-Kolombia ke tingkatan yang lebih tinggi.

 

*Sambutan Hangat Indonesia-Moroccan Sahara Brotherhood*

Baca Juga:  Sat Lantas Polres Bone Tindak Pengendara Motor di Bawah Umur

 

Perkembangan positif di kancah internasional ini mendapat apresiasi tinggi dari Indonesia. Presiden Indonesia-Moroccan Sahara Brotherhood (IMSB), Wilson Lalengke, menyampaikan sambutan hangat dan apresiasi mendalam atas ketegasan sikap politik Pemerintah Kolombia.

 

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah berani Republik Kolombia yang secara tegas mengakui kedaulatan Kerajaan Maroko atas wilayah Sahara. Keputusan ini sangat sejalan dengan resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait penyelesaian masalah Sahara dan dinamika hukum internasional yang mengedepankan integritas wilayah negara berdaulat,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Sabtu, 08 Agustus 2026.

 

Petisioner HAM PBB 20025 itu berharap keputusan strategis Kolombia ini dapat menjadi premis positif yang memicu dorongan bagi negara-negara lain di dunia untuk mengambil langkah serupa. Menurutnya, pengakuan terhadap kedaulatan Maroko di wilayah Sahara merupakan solusi paling realistis dan damai guna mengakhiri sengketa regional, sekaligus menciptakan stabilitas keamanan serta kesejahteraan ekonomi di kawasan Sahara dan Afrika Utara.

 

Laporan: (PERSISMA/Red)

Berita Terkait

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara
Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko
Hebat! Ada Jalan Tol “Donald J. Trump” di Wilayah Sahara Maroko
Official Statement by the Royal Office of Morocco
Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta
Sinyal Kuat dari Kopenhagen: Dukungan Denmark Memperkokoh Kedaulatan Maroko
Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko
Konsistensi Guinea di Dakhla: Simbol Solidaritas dan Pengakuan Kedaulatan Maroko
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:04 WITA

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara

Minggu, 20 September 2026 - 08:03 WITA

Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko

Minggu, 20 September 2026 - 08:00 WITA

Hebat! Ada Jalan Tol “Donald J. Trump” di Wilayah Sahara Maroko

Minggu, 20 September 2026 - 07:59 WITA

Official Statement by the Royal Office of Morocco

Minggu, 20 September 2026 - 07:58 WITA

Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Berita Terbaru

Ragam

Official Statement by the Royal Office of Morocco

Minggu, 20 Sep 2026 - 07:59 WITA