Jokowi Beberkan Kriteria Presiden Selanjutnya: Berani dan Kuat

- Editor

Senin, 15 Mei 2023 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA,LinusTerkini.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) nyampaikan bahwa pemimpin selanjutnya harus merupakan sosok yang berani dan kuat. Hal ini disampaikan dalam puncak Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia yang diselenggarakan oleh para relawan Jokowi dari seluruh provinsi di Istora Senayan, Jakarta (14/5).

Jokowi menekankan bahwa memilih presiden di 2024 ini sangat krusial. Ia meminta semua pihak untuk tidak grusa-grusu, tergesa-gesa, dan jangan sampai keliru karena Indonesia adalah negara besar yang berpeluang menjadi negara maju dalam 13 tahun ke depan yang disampaikan oleh para pakar.

“Pemberani, yang berani. Pemberani demi rakyat! Rakyat butuh pemimpin yang paham yang mengerti bagaimana memajukan negara ini,” seru Jokowi.

“Pemimpin itu harus paham dan tahu potensi dan kekuatan bangsa ini. Harus paham memajukan negara uni dari sisi mana. Bukan hanya duduk di istana dan tanda tangan,” ucapnya.

Baca Juga:  Prabowo Menjawab Najwa Shihab Soal Mengapa Masih Maju Capres: Selama Ada Kekuatan, Saya Selalu Menyediakan Diri untuk Bangsa

Jokowi menyoroti ketidakpastian dunia yang menurutnya masih akan terjadi dalam lima sampai 10 tahun yang akan datang

“Sehingga nahkodanya harus berani. Berani ambil risiko untuk kepentingan bangsa ini,” kata dia.

Jokowi melanjutkan bahwa Indonesia negara kita ini memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Oleh sebab itu, ekspor dalam bentuk mentah tidak boleh diulang lagi. “Pemimpin harus berani memgindustrikan bahan-bahan itu. Hilirisasi harus dilakukan apapun risikonya.”

Ia pun sempat menyinggung soal larangan ekspor bijih nikel yang dilakukan di World Trade Organization (WTO) oleh Uni Eropa kepada Indonesia. “Kalau pemimpinnya tidak berani pasti mundur minta ampun.”

Baca Juga:  Mentan RI Apresiasi Dukungan Polri Terhadap Program Pangan Nasional Gagasan Presiden RI

“Kalau digugat tidak berani, melempem, ya ga akan sampai kita menjadi negara maju,” lanjut dia.

Adapun Jokowi mengatakan pentingnya kepemimpinan yang kuat untuk menghadapi ketidakpastian dunia ini. “Sekali lagi ke depan negara ini butuh kepemimpinan yang kuat dan mampu menghadapi ke tidakpastian dunia. Kita butuh kepemimpinan yang kuat. Setuju?“

Musra pendukung Jokowi ini telah diselenggarakan di 29 daerah. Meski demikian, pada hari itu Jokowi tak mengumumkan nama yang ada pada hasil Musra. Ia mengatakan akan menyerahkan nama itu pada koalisi partai politik yang masih bergerak.

 

Laporan: Putra Larampeng

Berita Terkait

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara
Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko
Hebat! Ada Jalan Tol “Donald J. Trump” di Wilayah Sahara Maroko
Official Statement by the Royal Office of Morocco
Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara
Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta
Sinyal Kuat dari Kopenhagen: Dukungan Denmark Memperkokoh Kedaulatan Maroko
Apresiasi Persisma: Wilson Lalengke Sambut Positif Dukungan Yunani untuk Sahara Maroko
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:04 WITA

Ghana Tegaskan Rencana Otonomi Maroko Sebagai Satu-Satunya Solusi Realistis dan Langgeng untuk Isu Sahara

Minggu, 20 September 2026 - 08:03 WITA

Benin Tegaskan Dukungan Teguh terhadap Integritas Teritorial Kerajaan Maroko

Minggu, 20 September 2026 - 07:59 WITA

Official Statement by the Royal Office of Morocco

Minggu, 20 September 2026 - 07:58 WITA

Babak Baru Hubungan Bilateral, Kolombia Tegaskan Pengakuan Atas Kedaulatan Maroko di Wilayah Sahara

Minggu, 20 September 2026 - 07:56 WITA

Perkuat Jembatan Antarbenua, Spanyol dan Maroko Bangun Kemitraan Strategis di Tengah Isu Ceuta

Berita Terbaru