Indonesia Masuki Resesi, Nurdin Abdullah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Tetap Positif

- Editor

Sabtu, 7 November 2020 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, LinusTerkini.com– Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2020 minus 3,49 persen year on year. Sehingga Indonesia secara resmi masuk dalam resesi. Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 juga terkontraksi.

Secara kuartal, ekonomi tumbuh 5,05 persen, secara kumulatif masih terkontraksi 2,03 persen. Pada kuartal II pertumbuhan ekonomi tekontraksi 5,32 persen.

Resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan yang berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Resesi yang dialami Indonesia merupakan dampak keberadaan pandemi Covid-19 yang menghantam segala aspek kehidupan manusia termasuk sektor ekonomi.

Beberapa dampak yang mungkin terjadi setelah Indonesia masuk resesi diantaranya akan terjadi penurunan pendapatan kelompok menengah bawah secara signifikan.

Baca Juga:  Pengusaha Sukses Asal Aceh Beri Hibah 2 Triliun ke Polda Sumsel untuk Penanganan Covid 19

Sedangkan untuk Sulawesi Selatan (Sulsel), pertumbuhan ekonomi Q-to-Q triwulan III terhadap triwulan II itu tumbuh 8,18 persen. Jika dibandingkan angka nasional 5,05 persen, maka kecepatan pemulihan ekonomi di triwulan III untuk Sulsel jauh lebih cepat dibandingkan secara rata-rata nasional.

Mometum yang sangat baik ini, menjadi optimisme untuk tumbuh di triwulan ke IV yang sedang berlangsung.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, yakin Sulsel dapat melewati masa resesi ini, bahkan bisa memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang positif bagi Indonesia. Meski resesi, pemulihan ekonomi dan perekonomian sudah mulai terlihat.

“Saya sampaikan berkali-kali bahwa Sulsel itu dari krisis ke krisis punya daya tahan tersendiri. Kenapa, karena kita di sektor pangan. Oleh karena itu, saya ingatkan pada kita semua. Sulsel ini harus memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Nurdin Abdullah, di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Kamis, 5 November 2020.

Baca Juga:  DKP Sulsel Bersama Masyarakat Pelestari Lingkungan Tanam 40 Ribu Batang Mangrove di Pesisir Wajo

Ia optimistis, masa ini bisa dilalui, berkaca dari berbagai pengalaman krisis di masa lalu dengan kekuatan yang dimiliki di sektor pertanian.

“Saya kira kita tidak usah pesimistis, kita optimistis, bukan hanya Sulsel dan Indonesia. Semua negara mengalami kontraksi yang cukup kuat, makanya kita bersyukur sebagai negara agraris. Karena tidak ada satupun manusia di dunia yang menunda makan,” imbuhnya.

Selain Indonesia, negara lain juga mengalami resesi. Seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Hongkong, Singapura dan Korea Selatan.

Laporan : Ambos Linus

Editor : Dewi

Berita Terkait

Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia
Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio
Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh
Lurah Panyula Pimpin Kerja Bakti Sambut Tahun Baru 2026
Gerak Cepat Brimob Atensi Presiden Prabowo, Bangun Jembatan Gantung untuk Anak Sekolah di Soppeng
Wakil Bupati Bone Buka Bimtek Penguatan Kapasitas Pengurus BUMDes Tahun 2025
Warga Panyula Intens Bersihkan Lingkungan
Lurah Panyula Turun Langsung Beri Semangat Satgas dalam Aksi Bersih-Bersih Lingkungan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:59 WITA

Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:53 WITA

Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:32 WITA

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:25 WITA

Lurah Panyula Pimpin Kerja Bakti Sambut Tahun Baru 2026

Senin, 1 Desember 2025 - 18:28 WITA

Gerak Cepat Brimob Atensi Presiden Prabowo, Bangun Jembatan Gantung untuk Anak Sekolah di Soppeng

Berita Terbaru