Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh

- Editor

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONE, LinusTerkini.com– Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal dengan sebutan tabung melon dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Kondisi ini dirasakan sejak beberapa hari terakhir dan semakin memberatkan warga, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Pantauan di lapangan, Kamis (22/01/2026), gas elpiji 3 kg sulit ditemukan di kios-kios pengecer. Kalaupun tersedia, harganya melonjak jauh di atas harga normal. Salah seorang warga, KSM (43), mengaku terpaksa membeli gas dengan harga mahal demi memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari.

Baca Juga:  Unggah Kisah Letjen TNI Himawan Soetanto, Facebook Prabowo diserbu Netizen

“Sekarang susah sekali didapat. Kalau pun ada, harganya sudah sampai Rp30.000 per tabung.

Mau bagaimana lagi, tetap harus dibeli kalau ada,” keluhnya.

Padahal, menurut warga, keberadaan gas elpiji 3 kg sangat membantu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Namun kelangkaan yang terjadi membuat aktivitas rumah tangga terganggu dan menambah beban pengeluaran.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengecer gas elpiji. Melalui sambungan telepon seluler, salah seorang pengecer mengungkapkan bahwa pasokan dari pangkalan terbatas dan harus melalui antrean panjang.
“Kami juga harus mengantri di pangkalan untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg sebelum dibagikan ke warga,” ujar Wandy, warga Ponceng, Kelurahan Ta’, Kecamatan Tanete Riattang.

Baca Juga:  *Sulsel Raih Kategori Baik Atas Indeks Tata Kelola Pengadaan Barang/Jasa Tahun 2021

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan untuk mengatasi kelangkaan ini. Mereka meminta agar distribusi gas elpiji 3 kg di Kabupaten Bone dapat kembali normal sehingga masyarakat kecil tidak terus dirugikan.
“Semoga pemerintah lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya gas elpiji 3 kg yang sangat dibutuhkan warga,” harapnya.

 

Laporan: Def Cuneng

Berita Terkait

Gaji Belum Dibayar, Satgas Kebersihan di Bone Mengeluh dan Kecewa.
Bupati Bone Berbagi Paket Sembako Ramadhan kepada Ratusan Tukang Ojek
Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia
Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio
Lurah Panyula Pimpin Kerja Bakti Sambut Tahun Baru 2026
Gerak Cepat Brimob Atensi Presiden Prabowo, Bangun Jembatan Gantung untuk Anak Sekolah di Soppeng
Wakil Bupati Bone Buka Bimtek Penguatan Kapasitas Pengurus BUMDes Tahun 2025
Warga Panyula Intens Bersihkan Lingkungan
Berita ini 77 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:21 WITA

Gaji Belum Dibayar, Satgas Kebersihan di Bone Mengeluh dan Kecewa.

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30 WITA

Bupati Bone Berbagi Paket Sembako Ramadhan kepada Ratusan Tukang Ojek

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:59 WITA

Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:53 WITA

Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:32 WITA

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh

Berita Terbaru

Ragam

Satlantas Polres Bone Gelar Blue Light Patrol

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:40 WITA