LinusTerkini.com– Antisipasi banjir di musim penghujan jadi perhatian serius Bhabinkamtibmas Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Aipda H. A. Rusman, S.Sos berinisiatif menggerakkan masyarakat pesisir untuk rutin memantau aliran Sungai Panyula yang bermuara ke Teluk Bone.
Inisiatif itu muncul setelah melihat beberapa titik di pemukiman warga Panyula rawan tergenang saat hujan deras. Salah satu penyebabnya adalah aliran sungai yang kerap terhambat tumpukan sampah rumah tangga.
“Daripada menunggu banjir datang, lebih baik kita cegah dari hulu. Makanya saya koordinasi dengan Lurah dan tokoh masyarakat agar warga sadar untuk rutin cek sungai, terutama titik rawan sampah,” ujar Aipda Rusman saat ditemui di Pao Pao Mangga Dua, Selasa (14/7/2026).
*Gerakkan Hati Nurani Warga Pesisir*
Aipda Rusman yang juga putra daerah Bone ini menekankan, keamanan dan kenyamanan wilayah hanya bisa terwujud jika semua elemen bergerak bersama. Ia mengajak warga pesisir Sungai Panyula agar tidak buang sampah sembarangan dan aktif melaporkan jika ada sumbatan.
“Kuncinya sama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama. Kalau aliran sungai lancar sampai muara Teluk Bone, insyaAllah pemukiman aman dari banjir kiriman,” tegasnya.
Hasil koordinasi dengan pemerintah kelurahan, disepakati akan dibentuk jadwal piket warga untuk patroli sungai mingguan. Fokusnya membersihkan sampah plastik, batang kayu, dan eceng gondok yang berpotensi menyumbat aliran.
Lurah Panyula, Andi Taqwa Alam Rasul, S.Sos. mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas. “Kami dukung penuh. Minggu depan kita mulai kerja bakti massal susur sungai. Ini contoh sinergi Polri dan masyarakat yang nyata,” ungkapnya.
Warga RT 02 Pao Pao Mangga Dua, Daeng Tiro, mengaku siap terlibat. “Betul apa kata Pak Binmas. Dulu pernah banjir karena sampah nyangkut di bawah jembatan. Kalau dibersihkan rutin, pasti aman,” katanya.
Laporan: Def Cuneng













