BONE, LinusTerkini.com- Di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino, para petani di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone justru dibuat kecewa dengan turunnya harga gabah di tingkat pedagang.
Berdasarkan informasi dari petani, harga gabah yang sebelumnya Rp7.100/kg kini turun menjadi Rp6.600/kg. Penurunan ini terjadi setelah adanya kesepakatan hasil rapat di lapangan.
Salah seorang petani, RD, menyampaikan kekecewaannya kepada media pada Senin (17/08/2026).
“Saya kecewa dengan harga gabah sekarang karena sudah turun harganya. Padahal kami petani banyak sekali pengeluaran, untuk mengairi sawah saja biayanya besar. Setelah kami panen malah diturunkan lagi harganya,” ujarnya.
Ia berharap tidak ada permainan harga yang merugikan petani di tengah kondisi sulit seperti sekarang.
Dari hasil penelusuran di lapangan, informasi penurunan harga gabah tersebut memang benar terjadi. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya sawah di Kabupaten Bone yang mengalami kekeringan dan gagal panen akibat dampak El Nino.
Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menjaga stabilitas harga gabah agar tidak semakin merugikan.
“Mestinya harga gabah dipertahankan supaya kami tidak kecewa,” kata RD.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai penyebab penurunan harga gabah di wilayah tersebut.
Laporan: Def Cuneng













