Hadiri Hari Jadi Kabupaten Wajo ke-622, Sekprov Tekankan Fokus untuk PEN

- Editor

Selasa, 30 Maret 2021 - 22:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO, LinusTerkini.com— Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, menghadiri Hari Jadi Kabupaten Wajo ke-622 tahun, di Kantor DPRD Wajo, Senin, 29 Maret 2021. Peringatan hari jadi kali ini
mengangkat tema “Melalui Hari Jadi Wajo, Kita Wujudkan Tatanan Kehidupan Normal Baru, Menuju Wajo Maju dan Sejahtera”.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Ketua DPRD Wajo, Wakil Ketua DPRD Wajo, Anggota DPR RI A Irwan Darmawan Aras, dan seluruh Forkopimda Kabupaten Wajo, OPD lingkup Pemprov Sulsel, serta OPD lingkup Pemkab Wajo.

Abdul Hayat sangat mengapresiasi peringatan hari jadi yang digelar sederhana dan terbatas. Hal ini tentu dilakukan selain untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang dampaknya terasa di berbagai sektor, yang menyebabkan ekonomi secara global, termasuk Sulsel juga sangat terguncang.

Untuk itu, Pemprov Sulsel akan mendorong menggiatkan kembali berbagai upaya untuk membantu pemulihan ekonomi yang secara khusus melalui refocusing anggaran. “Saya menekankan untuk fokus pada Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), kemiskinan, pertanian, perkebunan, stunting, dan bangkitkan padat karya,” pesan Abdul Hayat.

Iapun mengajak untuk terus berinovasi, dengan memastikan uang negara, untuk masyarakat dan digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Kemarin, gubernur melakukan peninjauan pada lokasi pertanian di Kecamatan Sabbangparu, yang merupakan lahan pertanian terpadu berbasis ekonomi syariah. Konsep pertanian yang tidak hanya mengandalkan satu komoditi saja di satu lahan tersebut, diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Bagi Brosur Dan Stiker Ke Pengguna Jalan Hari Ke-6 Ops Zebra

Sebagai support untuk hasil produksi pertanian di Kabupaten Wajo, lanjutnya, telah dibangun irigasi Cenranae, Lampulung, di Kecamatan Pammana, yang merupakan lubang asupan air sedalam 12 meter, saluran irigasi sepanjang 850 meter dengan dilengkapi empat pompa yang mampu memompa air danau naik ke saluran irigasi. Nantinya, akan menjadi sumber air pada musim kemarau bagi sembilan desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Pammana dan Majaluleng.

“Kami menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak memotong anggaran infrastruktur, karena hal tersebut berkaitan dengan konektivitas daerah,” terangnya.

Dalam kesempatan terseburt, ia juga memaparkan, pada Januari lalu telah diresmikan bersama lima ruas jalan beton di empat kecamatan, yang dibangun dalam kurun waktu satu tahun melalui transfer APBD. Lima ruas jalan tersebut terdiri dari ruas jalan di Kecamatan Maniangpajo – Minangatellue sepanjang 2,28 kilometer, ruas Kecamatan Tempe sepanjang 1.110 meter, ruas Jalan Garuda di Kecamatan Tempe sepanjang 1.729 meter, ruas Jalan Canru – Liu Kecamatan Sabbangparu sepanjang 1.350 meter, serta ruas Jalan Liwa/Ujungkessi – Macero Kecamatan Tanasitolo – Belawa sepanjang 1.437 meter.

“Ruas jalan ini tentu akan semakin memudahkan mobilitas, sehingga menjadikan alternatif bagi pengguna jalan lintas provinsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Ziarah ke Makam Ayahnya, Begawan Ekonomi Soemitro Djojohadikusumo

Jalur ini, kata Abdul Hayat, tidak hanya akan memperlancar transportasi, tetapi akan memudahkan masyarakat memasarkan hasil pertaniannya. Sehingga diharapkan akan ada percepatan perputaran laju ekonomi masyarakat dan diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Wajo.

“Jika ingin ekonomi berjalan dengan baik, maka memperbaiki jalan dan jembatan serta membangun infrastruktur lainnya harus diprioritaskan. Hal ini dimaksudkan, agar roda perekonomian terus berjalan, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat, dan Pemprov berharap Kabupaten Wajo menjadi salah satu daerah yang ramah wisatawan dan investasi,” terangnya.

Abdul Hayat juga menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Wajo, terkhusus di bidang kesehatan, agar terus memperhatikan masalah stunting. Stunting ini sangat penting untuk menghadirkan generasi SDM yang sehat, produktif dan berkualitas ke depannya.

“Kita akan mendorong sistem kesehatan dengan kemandirian. Mengembalikan marwah Puskesmas, menjadi Pusat Kesehatan Masyarakat. Kita butuh kerjasama kabupaten kota untuk menurunkan promotor kesehatan dalam menghadapi pandemi ini,” tegasnya.

Terakhir, Abdul Hayat menyampaikan, menghadapi Ramadan tahun ini, untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat, Pemprov Sulsel juga telah menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk memprioritaskan pemberian vaksin kepada guru mengaji, penceramah, ustadz dan marbot. Meskipun vaksinasi telah dimulai, ia mengimbau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Laporan : Ambos Linus

Berita Terkait

Bupati Bone Sidak RSUD Datu Pancaitana, Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Baik
Pertumbuhan Ekonomi Bone Tembus 7,84 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel
Bupati Bone Pimpin Rakor Reforma Agraria, Fokus Wujudkan Kepastian Hukum dan Kesejahteraan Masyarakat
Phinisi Challenge 2026 Resmi Bergulir, Brimob Sulsel Tempa Personel Jadi Garda Tangguh
Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Bone Tegur Pemilik Usaha Dan Tukang Parkir
Jadwal Ops Patuh 2026 Diundur Se-Indonesia, Kasat Lantas Polres Bone: Tindakan Rutin Tetap Berjalan
Aksi Sosial Polantas Bone Berbagi Makanan Hingga Edukasi Pengguna Jalan Dan Tukang Becak
Simak! Ini 9 Jenis Pelanggaran Sasaran Prioritas Satlantas Polres Bone di Ops Patuh 2026
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:34 WITA

Bupati Bone Sidak RSUD Datu Pancaitana, Pastikan Pelayanan Kesehatan Berjalan Baik

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27 WITA

Pertumbuhan Ekonomi Bone Tembus 7,84 Persen, Masuk Jajaran Tertinggi di Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:03 WITA

Phinisi Challenge 2026 Resmi Bergulir, Brimob Sulsel Tempa Personel Jadi Garda Tangguh

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:55 WITA

Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Bone Tegur Pemilik Usaha Dan Tukang Parkir

Senin, 8 Juni 2026 - 18:13 WITA

Jadwal Ops Patuh 2026 Diundur Se-Indonesia, Kasat Lantas Polres Bone: Tindakan Rutin Tetap Berjalan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Bone Salurkan Bantuan untuk Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:36 WITA