Prihatin Konten Tidak Mendidik, Pemerhati Budaya Sulsel Harap Ada Filterisasi

- Editor

Kamis, 24 Februari 2022 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com – Pemerhati Budaya Sulsel yang tergabung dalam Seniman Celebes Nusantara menyatakan keprihatinannya terkait maraknya konten di media sosial yang tidak mendidik. Ketua Seniman Celebes Nusantara Yulianto Gallatoa menyebut, sejumlah konten youtube yang menggunakan bahasa daerah Sulsel seperti Bugis dan Makassar saat ini tidak mencerminkan nilai-nilai budaya. Padahal selama ini Sulsel dikenal sebagai daerah yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Keresahan Yulianto disampaikan langsung saat mengunjungi Diskominfo-SP Sulsel dan diterima oleh Kepala Bidang Humas Informasi dan Komunikasi Publik Sultan Rakib, Kamis 24 Februari 2022.

“Kedatangan saya kesini karena kalau kita hanya sebatas organisasi kan berat, jadi yang bisa mematahkan ini Pemerintah. Jadi kami siap bekerjasama dengan Pemerintah juga artinya setiap ada konten kan bisa disaring oh ini yang tidak pantas kita bisa membantu untuk itu”, ungkap Yulianto.

Baca Juga:  Luar Biasa! Bhabinkamtibmas Panyula Aipda H. A.Rusman S.sos: Tanpa Sekat, Hati ke Hati Jaga Kamtibmas

Pihaknya pun berharap ada upaya dari Pemerintah untuk melakukan filterisasi konten dengan memperhatikan aspek dan nilai-nilai budaya khususnya di Sulsel. Mengingat konten tersebut dikonsumsi oleh publik secara bebas, termasuk anak-anak yang sangat mudah terpengaruh dengan ungkapan-ungkapan yang sedang viral. Hal ini dikuatirkan akan berdampak pada kepribadian dan karakter anak yang tidak lagi mengenal budaya Sulsel yang sebenarnya dengan menjunjung tinggi budaya sipakatau dan sipakalebbi.

“Beberapa konten itu kan tidak mendidik jadi harus disaring, jadi hilang itu sipakalebbi sipakainga kalau dibiarkan ini, orang luar mengenal Sulsel juga mengganggap budayanya tidak ada sopan santun karena melihat di konten, kasihan orang-orang tua kita yang dulu selalu mengajari kita sopan santun dalam berbahasa dan perilaku”. jelasnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Gelar Dialog Interaktif Ops Zebra 2025 Di Radio

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas IKP Sultan Rakib mengapresiasi keresahan Pemerhati Budaya di Sulsel.

“Ini kan tidak pernah terpikir, selama ini orang merasa bebas nilai ya melakukan uploading materi-materi padahal ada nilai-nilai yang harus dijaga. Selama ini mereka hanya menjaga siapa yang tersinggung secara personal dan secara organisasi, padahal secara kultural banyak yang bisa tersinggung”. ungkap Sultan Rakib.

Olehnya itu menurut Sultan, memang penting dilakukan edukasi terkait konten yang akan disebar di media sosial. Edukasi ini melibatkan lintas sektoral dan sejumlah komunitas serta pemerhati budaya.
Untuk diketahui, Organisasi Seniman Celebes Nusantara serta beberapa organisasi yang tergabung dalam Lembaga Patikala telah mengirimkan somasi kepada pembuat konten yang dianggap tidak memperhatikan nilai-nilai budaya di Sulsel.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Ada Gau Maraja, Satlantas Polres Bone Alihkan Sejumlah Ruas Jalan di Watampone 26-27 September
Lawatan Kerja ke Sinjai, Tiga Tokoh Nasional Kompak Dukung Pembangunan Masjid Agung Nujumul Ittihad
Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri
Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia
Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan
Satlantas Polres Bone Juara 1 Penyelesaian Perkara Laka Lantas P21 Terbanyak
Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur 2026, Forkopimda Kompak Dukung hingga Bone Menang
Kasat Lantas Polres Bone: Anak Dibawah Umur Jangan Berkendara, Ini Resiko Dan Bahayanya
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 09:09 WITA

Ada Gau Maraja, Satlantas Polres Bone Alihkan Sejumlah Ruas Jalan di Watampone 26-27 September

Jumat, 25 September 2026 - 16:16 WITA

Lawatan Kerja ke Sinjai, Tiga Tokoh Nasional Kompak Dukung Pembangunan Masjid Agung Nujumul Ittihad

Rabu, 23 September 2026 - 20:01 WITA

Lawan Budaya “Pingpong” Birokrasi, Wilson Lalengke Resmi Laporkan Kapolda Sumsel Shandi Nugraha ke Divpropam Mabes Polri

Rabu, 23 September 2026 - 10:37 WITA

Perempuan Ukraina Wajib Militer dan Proyek Diplomasi Manis: Pernyataan Elena Semerikova dan Apresiasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 07:41 WITA

Dukungan Kedaulatan Sahara Maroko dari Cili, Pondasi Kokoh bagi Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Selatan

Berita Terbaru