Abdul Hayat Support Sinergitas Penanganan Fakir Miskin di Sulsel

- Editor

Rabu, 6 Oktober 2021 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com-. PEMPROV SULSEL, – Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mendukung penuh kegiatan perkuat sinergitas, tingkatkan efektivitas penanganan fakir miskin di Sulsel.

“Tidak ada kegiatan di Sulsel yang tidak ada hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi. Tentunya ini semua adalah untuk memberikan kepastian untuk menghadapi kemiskinan di Sulsel,” kata Abdul Hayat dalam sambutannya, di Hotel Gammara, Rabu, 6 Oktober 2021.

Menurut Abdul Hayat kalau ada kepastian soal dunia usaha, dan nilai ekspor kita terus meningkat maka itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi kita.

“Kalau masyarakat sudah meningkat ekonominya maka sudah keluar dari kemiskinan berarti tidak menerima lagi Bansos,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Panyula Intens Bersihkan Lingkungan

Pemberian sembako tersebut didasari Surat Kemenko No B 2272/D.I/KPS.01.00/09/2021 Permensos Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Program Sembako.

“Semua kementerian ada pendamping sampai di Desa tapi ini jalan sendiri-sendiri, harusnya Kementrian Desa yang koordinasikan langsung untuk menyatukan persepsi dalam membangun Indonesia dari Desa,” jelasnya.

Apalagi pertumbuhan ekonomi di Sulsel saat sekarang mencapai 7,6 persen. Namun kita tidak boleh lengah karena pertumbuhan ekonomi kita naik. Caranya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana mensupport pariwisata, pertanian, perikanan dan ekspor impor.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, Pemberian TPP ASN Sulsel Berbasis Kinerja

“Kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kapolda, Kejati, BPKP, BPK dan Pangdam. Saya rasa ini sudah paripurna sebenarnya tinggal bagaimana kita sinergitaskan dengan masyarakat lewat kepala Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial kabupaten kota se-Sulsel dan seluruh korda se-Sulsel,” jelasnya.

Diketahui, saat ini Sulsel sudah di angka 8,78 persen atau 784,98 jiwa yang masih kategori miskin. Namun, Pemprov Sulsel optimis bisa mengatasi kemiskinan apabila terus menggenjot pariwisata, pertanian, perikanan, ekspor impor dan terus kembangkan UMKM.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Wabup Bone AAP Buka Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka dan Silatnas PERWIRA-LPMT, Sinergi Budaya dan Pembangunan Diperkuat
Wabup Bone Andi Akmal Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi, Bone Raih TPID Award 2026: Ini Hasil Kerja Bersama
Bupati Bone dan Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah hingga Antisipasi Kekeringan
Pemkab Bone bersama Pemprov Siapkan Pengembangan Sapi Perah, BupAAS Dorong Identifikasi Lahan Potensial 
Roadshow ke DPR RI, Wabup Bone Andi Akmal Kawal Usulan Program Aspirasi untuk Pembangunan Daerah
Wakil Ketua TP PKK Bone Silaturahmi dan Senam Prolanis Bersama Lansia PKM Tunreng Tellue 
Wabup Bone Andi Akmal Bahas Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih dengan KKP, Dorong Percepatan Kampung Nelayan Merah Putih
Wabup Bone Andi Akmal Hadiri Rakor Program Khusus Pemerintah untuk Bioethanol, Bone Punya Potensi Lahan Pertanian
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:16 WITA

Wabup Bone AAP Buka Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka dan Silatnas PERWIRA-LPMT, Sinergi Budaya dan Pembangunan Diperkuat

Kamis, 24 September 2026 - 12:37 WITA

Wabup Bone Andi Akmal Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi, Bone Raih TPID Award 2026: Ini Hasil Kerja Bersama

Kamis, 24 September 2026 - 12:35 WITA

Bupati Bone dan Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah hingga Antisipasi Kekeringan

Kamis, 24 September 2026 - 12:34 WITA

Pemkab Bone bersama Pemprov Siapkan Pengembangan Sapi Perah, BupAAS Dorong Identifikasi Lahan Potensial 

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WITA

Roadshow ke DPR RI, Wabup Bone Andi Akmal Kawal Usulan Program Aspirasi untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru