Gubernur Tugaskan Pendamping Gizi dan Konselor Fokus Jaga 1.000 Hari Pertama Kelahiran

- Editor

Selasa, 4 Agustus 2020 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Linusnews.com– Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, menugaskan seluruh tenaga pendamping gizi dan konselor stunting agar fokus menjaga 1.000 hari pertama kelahiran bayi.

Hal tersebut disampaikan Prof Nurdin Abdullah pada acara pelepasan pendamping gizi dan konselor stunting atau program Gammara’NA, di Hotel Best Western Makassar, Senin, 3 Agustus 2020.

“Masa (1.000) itu adalah periode emas kehidupan. 1.000 hari harus mendapatkan perhatian khusus. Stunting harus mendapatkan perhatian khusus untuk kecerdasan, produktivitas dan prestasi kelak nanti pada dewasa,” ujarnya.

“Makanya penting 1.000 hari pertama itu, inilah yang coba kita dorong. Jadi jangan nanti lahir (baru ada perhatian), jadi sejak di dalam kandungan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Di Awal tahun 2023 Kadis Pora SulSel Melakukan Kunjungan Perdana di Kantor Koni SulSel

Ia menjelaskan, masalah gizi tidak bisa dijadikan sebagai alasan kuat sehingga angka stunting di Sulsel terus meningkat. Sebab, masalah yang paling penting adalah bagaimana pemahaman masyarakat harus betul-betul didampingi oleh para pendamping gizi dan konselor stunting ini.

“Pertama gizi nggak bisa menjadi alasan. Kedua memang kenapa penting pendampingan, karena pemahaman masyarakat yang anggap enteng ketika mereka hamil dan tidak betul-betul memberikan gizi yang baik kepada calon bayinya,” urainya.

“Makanya saya bilang sebenarnya kalau kita memang kreatif, tidak ada istilah mereka ekonomi lemah dan sebagainya, apalagi di desa rata-rata halamannya luas (untuk menanam sayur-sayuran), dan pemberian sayur buah (kepada ibu hamil),” sambungnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sebagai daerah agraris dan setiap tahunnya memberikan makan kepada 24 provinsi di Indonesia, namun masih bermasalah soal stunting, tentunya semua harus merasa malu dengan keadaan seperti ini. Olehnya itu, ia optimistis tiga tahun kedepan masalah stunting bisa ditekan.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Tindak Sejumlah Pelanggar Lalu Lintas

“Provinsi ini memberikan makan untuk 24 provinsi, tapi kita masih bermasalah soal stunting. Kita malu sebagai daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah tapi masih bermasalah saol ekonomi dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

“Kita masih di atas rata-rata nasional, nah mudah-mudahan dengan pendamping ini bisa menekan, dan harapan kita dua tiga tahun kedepan stunting di Sulsel ini harus menurun,” tutupnya.

Laporan : Ambos Linus

Editor : Dewi

Berita Terkait

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca
Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta
Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul
Buka Bimtek DPRD Bone, BupAAS Tekankan Satu Komitmen: Aspirasi Rakyat Harus Dikawal
Wabup Bone AAP, Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM
Kebakaran Lahan di Kampus UNM Bone, Damkarmat dan Sejumlah Instansi Turun Tangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WITA

Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul

Berita Terbaru