Gandeng KPK, Pemkot dan Kejati, Pemprov Sulsel Tertibkan Aset Negara

- Editor

Minggu, 15 November 2020 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, LinusTerkin i.com– Dibawah kepemimpinan Prof HM Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel, satu lagi aset milik negara yang ditertibkan lewat kolaborasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Tinggi (Kejati), Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah usai berbicara dengan pengelola Pulau Kayangan, Reza Ali, Kejati Sulsel, Kejari Makassar, Korwil 8 KPK RI, dan Pjs Wali Kota Makassar, akhirnya melahirkan kesepakatan untuk pengalihan aset negara dari pengelolaan ke Pemkot Makassar.

“Secara pengelolaan, Pulau Kayangan ini sudah berpindah-pindah tangan. Oleh Korwil 8 KPK bersama Pak Kajati dan tim, kita semua ingin memperjelas status ini. Tadi sudah negosiasi dengan pengelola, sudah ada kata sepakat, akan diserahkan sebagai aset negara,” jelas Nurdin Abdullah, usai meninjau sisa bangunan di Pulau Kayangan, Rabu, 11 November 2020.

Baca Juga:  BPS: Produksi Padi Sulsel 2022 Naik Jadi 5.431.021 Ton, Imran Jausi Sebut Dipicu Benih Mandiri

Mengenai pengelolaan Pulau Kayangan selanjutnya, akan dibicarakan pasca proses penyerahan dari pengelola ke Pemkot Makassar selesai.

“Nanti kedepan akan dibicarakan tentang pengelolaan. Saya kira tidak ada masalah, kita sudah duduk bersama-sama Pak Reza Ali sebagai pengelola, terus Pak Wali nanti juga akan ikut membenahi sekaligus mengelola,” ujarnya.

Menurut Nurdin Abdullah, proses penyerahan paling lambat dua Minggu dari hari Rabu, 11 November 2020 ini. Sebab, untuk proses selanjutnya akan dilakukan duduk bersama lagi.

Baca Juga:  Plt Gubernur Sulsel Bersama Sesdijen Perhubungan Darat Resmikan KMP Sultan Murhim II

“Segera, satu dua Minggu paling lama kita selesaikan (Penyerahan aset). Nanti kita akan bicarakan, jadi alas haknya dulu kita perbaiki,” katanya.

“Makanya, itu kita duduk bersama dalam rangka pulau ini diarahkan untuk apa, nanti itu hal lain yang akan kita bicarakan, yang pasti pertama penyerahan dulu, saya kira itu yang paling penting,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengelola Pulau Kayangan, Reza Ali, mengaku, tidak ada yang sulit untuk berbicara soal pengelolaan maupun penyerahan, sebab semua pasti ada solusinya.

“Selalu ada jalan, selalu ada solusi. Sebelum saya, dikelola orang dari Singapura,” tutupnya.

Laporan : Ambos Linus

Editor : Dewi

Berita Terkait

Bupati Bone Apresiasi Prajurit Yonkav di Bance’e, Latihan Ranpur Disertai Aksi Sosial
Wakil Bupati Bone Pimpin Rapat TPID, Tegaskan Usut Tuntas Kelangkaan BBM dan LPG
Wabup Bone Hadiri Peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026, Dorong Pendidikan sebagai Jalan Keluar dari Kemiskinan
Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja
Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba
Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional, Wakil Bupati Bone Hadiri Bimtek ASWAKADA di Batam
BONE Perkuat Layanan Kesehatan, Wabup Andi Akmal Audiensi dengan Kemenkes RI
Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:47 WITA

Bupati Bone Apresiasi Prajurit Yonkav di Bance’e, Latihan Ranpur Disertai Aksi Sosial

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:15 WITA

Wakil Bupati Bone Pimpin Rapat TPID, Tegaskan Usut Tuntas Kelangkaan BBM dan LPG

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:59 WITA

Wabup Bone Hadiri Peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026, Dorong Pendidikan sebagai Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WITA

Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WITA

Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba

Berita Terbaru