Di Prosesi Mattompang Arajang, Plt Gubernur Ajak Bersatu dan Berkolaborasi Bangun Bone

- Editor

Kamis, 8 April 2021 - 09:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bone, LinusTerkini.com– Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri prosesi Mattopang Arajang yang digelar di halaman Rumah Jabatan Bupati Bone dan Museum Arajangnge, Jalan Petta Ponggawae No.1 Watampone, Rabu, 7 April 2021.

Acara yang dilaksanakan setiap tahun pada hari jadi Bumi Arung Pallaka ini sedikit berbeda dengan menerapkan protokol kesehatan, termasuk dengan jumlah tamu terbatas. Kegiatan ini juga diikuti undangan melalui aplikasi Zoom.

Mattompang Arajang adalah ritual adat membersihkan benda-benda pusaka peninggalan kerajaan Bone. Ritual ini melibatkan bissu (pemimpin agama Bugis kuno), pemangku adat Bone, Anggota DPR RI, Kapolda Sulsel, bupati-wakil bupati daerah Sulsel, Muspida, pejabat Pemprov Sulsel dan Bone dan masyarakat Bone.

Dalam prosesi Mattompang Arajang itu, Bupati Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengalungkan selempang emas yang merupakan salah satu pusaka yang disucikan kepada Andi Sudirman Sulaiman.

Dalam sambutannya, Fashar menyampaikan, salah satu rangkaian penting hari jadi Bone yaitu Mattompang Arajang. Hari jadi Bone juga dilaksanakan dengan sederhana.

Kegiatan Mattompang Arajeng sebutnya bukan untuk mengkultuskan benda pusaka yang diwariskan. Tetapi ini bentuk penghargaan kepada leluhur atas pencapaian yang telah dilakukan di masa lampau.

Baca Juga:  Abdul Hayat Apresiasi Pengawasan BPK Sulsel

“Momen Mattompang Arajang untuk merefleksikan kejayaan Bone di masa lampau. Bahkan beberapa bagian dunia mengenal dan memiliki kesan dengan kerajaan Bone,” sebutnya.

Ia juga mengapresiasi antusias berbagai pihak hadir di kegiatan budaya ini dan hari hari jadi Bumi Arung Palakka, “Ini membuktikan besarnya perhatian kepada Kabupaten Bone,” katanya.

Sedangkan, Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyebutkan, beberapa program pembangunan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi serta Pemkab Bone. Demikian juga terkait rencana program ke depan.

Diantaranya yang disampaikan pembangunan jalan dan jembatan, pengembangan bandara di Bone, bantuan keuangan Rp 200 miliar serta program vaksinasi serta kebijakan yang diambil pemerintah jelang Ramadhan seperti mengizinkan untuk salat Tarawih dengan syarat protokol kesehatan serta rencana sekolah tatap muka secara terbatas.

“Pembangunan yang kami lalukan berbasis
kebutuhan. Dan yang paling penting dan dirasakan dengan baik,” tegasnya.

Ia menyampaikan pesan kearifan lokal melalui sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi, serta saling mendungkung. Adapun maknanya, Sipakatau berarti saling memanusiakan, sipakainge berarti saling mengingatkan agar setiap individu terhindar dari perbuatan menyimpang, dan sipakalebbi berarti saling mengahargai serta saling memuji satu sama lain.

Baca Juga:  Gubernur BI dan Komisi XI DPR RI Puji Penanganan Inflasi di Sulsel

Sebagai pemimpin di Sulsel harus memberikan pelayanan kepada rakyat. Sehingga dukungan diperlukan untuk sama-sama melakukan perbaikan di Sulsel.

“Kami sekarang adalah pelayan rakyat. Kami mencoba bersama-sama memperbaiki. Saya ingin memperbaiki, bahwa tidak perlu mengenang saya, tetapi pekerjaan kita kerjakan secara bersama,” ucapnya.

Sebagai cita-cita bersama dukungan diperlukan sebagai bagian kerjasama tim dalam pemerintahan. Tidak ada yang bisa menjadi sosok super hero seperti Superman melakukan pekerjaan sendiri.

“Tidak ada Superman yang ada Sudirman. Saya juga Sudirman, yang kita butuhkan adalah team work. There is no bad team but the leader, tidak pernah ada tim yang jelek yang ada adalah pemimpinnya. Maka, pemimpinnya harus bersatu membangun. Mari kita bersama bersatu, bersama berkolaborasi,” sebutnya.

Ia melanjutkan, bahwa dengan bersatu berbagai persoalan akan menjadi lebih mudah dan harapan-harapan bisa dicapai.

“Kebanggaanku adalah kebanggaan ta’, kebanggaan ta’ adalah kebanggaanku. Mari kita sama mendukung, insyaallah dengan bersatu semuanya akan menjadi mudah,” pungkasnya.

Prosesi Mattompang Arajang dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone Ke-691 tahun yang dilaksanakan di tengah pandemi tidak mengundang raja-raja se Nusantara.

Laporan : Ambos Linus

Berita Terkait

Gaji Belum Dibayar, Satgas Kebersihan di Bone Mengeluh dan Kecewa.
Bupati Bone Berbagi Paket Sembako Ramadhan kepada Ratusan Tukang Ojek
Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia
Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio
Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh
Lurah Panyula Pimpin Kerja Bakti Sambut Tahun Baru 2026
Gerak Cepat Brimob Atensi Presiden Prabowo, Bangun Jembatan Gantung untuk Anak Sekolah di Soppeng
Wakil Bupati Bone Buka Bimtek Penguatan Kapasitas Pengurus BUMDes Tahun 2025
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:21 WITA

Gaji Belum Dibayar, Satgas Kebersihan di Bone Mengeluh dan Kecewa.

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:30 WITA

Bupati Bone Berbagi Paket Sembako Ramadhan kepada Ratusan Tukang Ojek

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:59 WITA

Dishub Bone Tindak Tegas Parkir Liar di Jalan KS Tubun, Satu Pengelola Terjaring Razia

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:53 WITA

Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Edukasi Warga Melalui Dialog Interaktif Di Radio

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:32 WITA

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh

Berita Terbaru

Ragam

Satlantas Polres Bone Gelar Blue Light Patrol

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:40 WITA