Korban Dijanjikan Menjadi Pegai Lapas Makassar Tidak Kunjung Terwujud, Korban Akan Laporkan Pelaku Ke pihak Kepolisian.

- Editor

Kamis, 31 Maret 2022 - 23:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com- Sulsel–Dugaan Kasus penipuaan Yang Sempat Viral dan menggegerkan Kota Makassar, Gowa dan kabupaten Takalar menjadi bahan perbincangan dikalangan Masyarakat Sulawesi Selatan.

Pasalnya modus dengan mengiming imingkan korban akan menjadi PNS Pegawai Lapas makassar tanpa melalui tes membuat korban nekat mengeluarkan uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah kepada pelaku yang diduga wanita seorang PNS kab gowa inisial (KK) bersama rekannya Inisial (K) dg ngintang alamat Takalar.

Sesuai informasi orang tua korban Dg ngalle kepada wartawan teliksandi.id kalau anaknya sudah membayar uang administrasi maka anaknya akan menjadi PNS di lapas kota makassar sulawesi selatan. Tidak tanggung tanggung dana yang dikeluarkan pihak korban Anas (red) yang disampaikan orang tuanya dg ngalle mencapai ratusan juta rupiah (103,000000).

Baca Juga:  Lamellong Bakal Laporkan Proyek 2 M Pembangunan Irigasi Turucinnae Ke APH

Lamanya kasus tersebut hingga mencapai tiga(3) tahun membuat korban merasa was was dan curiga kepada (KK) sementara janjinya setelah dana masuk anaknya yang dijanjikan menjadi PNS langsung bekerja dan menjadi pegawai lapas makassar, namun sampai saat ini Anaknya pun tak kunjung menjadi pegawai.

Rahman dg ngawing yang dikusakan oleh korban selaku penagih dana kepada ibu (KK) menjelaskan, kalau (KK) sulit untuk diajak komunikasi secara kekeluargaan dikarenakan (KK) selalu menghindar saat hendak ditemui oleh Rahman dg ngawing guna membicarakan pengembalian dana tersebut yang telah diambil oleh ibu (KK) sehingga keluarga korban sepakat untuk melaporkan kedua pelaku kepihak kepolisian.

Baca Juga:  Hari Ke 4 Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Bagi Reward ke Pengendara Tertib

Keluarga korban dg ngalle (red) berharap kepada pihak kepolisian, jika laporannya diterima nanti agar pelaku secepatnya dapat diproses sesuai UU yang berlaku. (*/)

Info : Dg Ngalle / Rahman Dg Ngawing

 

Laporan: AW

Berita Terkait

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta
Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya
Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak
Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH
Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH
Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba
DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini
Lamellong Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Mangkrak Proyek Bola Soba Puluhan Milliar Rupiah
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:38 WITA

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:21 WITA

Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:53 WITA

Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:05 WITA

Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:19 WITA

Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

Berita Terbaru