DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini

- Editor

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LinusTerkini.com-Proyek infrastruktur jalan seharusnya menjadi penunjang mobilitas masyarakat dan penggerak roda ekonomi daerah. Namun, di kelurahan panyula.kecamatan Tanete riattang Timur dan kecamatan barobbo Kabupaten Bone proyek pembangunan jalan aspal justru diduga dikerjakan secara asal-asalan dan menyalahi prosedur.

Pantauan Tim Lsm Lipan Indonesia di lokasi menemukan kejanggalan serius. Aspal yang digunakan terlihat keras seperti batu, diduga akibat pengerjaan yang dilakukan saat hujan deras —kondisi yang secara teknis tidak layak untuk proses pengaspalan karena dapat mempengaruhi kualitas dan daya tahan jalan.

Proyek di dua lokasi yg berbeda dengan anggaran 15 milyar dan 25 milyar total 40 milyar dimana dikerjakan oleh Pt Ridwan Jaya Lestari seharusnya dilakukan dengan baik. Jangan asal asalan ,kami dari LSM LIPAN sangat manyayangkan hal itu.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Bone Didesak Usut Tuntas Kasus Proyek Cetak Sawah 2025

Salah seorang warga yang tidak ingin di sebut namanya menjelaskan

“Kalau dilihat aspal yg akan dihampar sudah membeku kami sempat pegang aspalnya pak sudah dingin, bagaimana tidak dingin karna dari jam 20.00 aspal sudah tiba dilokasi nanti jam 00.00 ( 12 malam) baru di hampar ”

Baca Juga:  Sebut UKW Ilegal, Oknum Anggota Dewan Pers Dipolisikan di Bareskrim Polri

saat dikonfirmasi, pihak konsultan yang berada di lapangan memilih bungkam dan enggan menjawab soal kondisi aspal yang telah mengeras sebelum dipasang.

Proyek dikerjakan dalam kondisi cuaca buruk ini memicu dugaan adanya pelanggaran prosedur serta potensi penyimpangan anggaran.

DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum kab.Bone untuk mengusut masalah ini ,
Pemerintah daerah dan instansi terkait didesak segera turun tangan untuk melakukan audit dan evaluasi menyeluruh. Infrastruktur publik harus dikerjakan secara profesional dan transparan demi kepentingan serta keselamatan masyarakat.

 

Laporan: TIM

Berita Terkait

Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal
Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam
Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi
Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Dianggap T4ik
PPWI Laporkan Teddy Kurniawan, Beno Adi Nugraha Junanto, dan Rivan Putera Yuwono ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pemerasan dan Penipuan
Antrian Panjang SPBU Labombo, dan Siapa Oknum di Balik Penyalah Guna BBM Bersubsidi
Polres Bone Ungkap 60 Gram Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Warga Sidrap
Berita ini 123 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:26 WITA

Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 17:04 WITA

Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam

Kamis, 3 September 2026 - 18:02 WITA

Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi

Kamis, 3 September 2026 - 17:54 WITA

Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:18 WITA

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Dianggap T4ik

Berita Terbaru