BONE, LinusTerkini.com— Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur kembali memakan korban jiwa.
Seorang bocah berusia lima tahun diduga tenggelam di bawah rumah panggung akibat derasnya kiriman banjir dari wilayah hulu hingga hilir pada Jumat pagi (8/5/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang oleh pihak keluarga dan warga sekitar.
Peristiwa ini sontak membuat suasana duka menyelimuti lingkungan tempat tinggal korban di Kelurahan Panyula.
Menurut keterangan warga setempat, saat kejadian tidak ada yang melihat secara pasti bagaimana korban bisa tenggelam.
Kondisi banjir yang cukup deras diduga membuat korban terseret arus di bawah kolong rumah panggung.
“Air datang cukup cepat dari arah hulu. Kami juga tidak sempat melihat anak itu sebelum ditemukan,” ungkap salah seorang warga.
Banjir terjadi saat tengah malam diketahui merendam sejumlah titik di kawasan tersebut dan membuat aktivitas warga terganggu.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait penanganan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.
Sementara itu, PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Hj. Andi Tenriawaru SP,M.si turut datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus melihat kondisi warga terdampak banjir.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi banjir melanda lingkungan pemukiman.
Laporan: Def Cuneng













