BONE,LinusTerkini.com-Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur bersama pemerintah kelurahan dan warga turun langsung meninjau instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di kawasan SPPG MBG Kelurahan Panyula, Jumat (22/05/2026), setelah muncul keluhan warga terkait limbah yang diduga mencemari lingkungan pemukiman.
Dalam suasana yang bisa diibaratkan seperti “kunjungan dokter spesialis ke ruang pasien kritis,” Camat Taneteriattang Timur Andi Habibie bersama Lurah Panyula Andi Taqwa Alam Rasul datang langsung memeriksa “denyut kesehatan” saluran drainase dan sumur warga yang terdampak.
Warga mengeluhkan air sumur mereka kini seperti “pasien yang kehilangan stamina” karena tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Dugaan pencemaran disebut berasal dari aliran limbah yang dibuang melalui drainase atau got di sekitar MBG Panyula.
“Keluhan warga terkait limbah ini sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti,” ungkap Camat Andi Habibie di sela peninjauan.
Sementara itu, Lurah Panyula Andi Taqwa Alam Rasul, S.Sos mengatakan dirinya sebenarnya telah lebih dulu melakukan pemantauan sebelum persoalan tersebut ramai diketahui publik dan awak media.
“Saya sudah meninjau jauh-jauh hari sebelum diketahui awak media,” ujarnya.
Ia berharap pihak pengelola dapur MBG segera melakukan penanganan serius terhadap sistem IPAL agar lingkungan warga kembali “sehat” dan tidak lagi menimbulkan keresahan.
Warga pun berharap persoalan ini tidak sekadar diberi “obat penenang,” tetapi benar-benar dilakukan “operasi penyembuhan total” terhadap pengelolaan limbah, agar sumur dan drainase di sekitar pemukiman bisa kembali normal seperti sediakala.
Laporan: Def Cuneng













