BONE,LinusTerkini.com-Tawuran antar kelompok kembali terjadi di jalan Andi pangeran Petta Rani kelurahan masumpu kecamatan Tanete Riattang , kabupaten Bone pada Senin malam 25 Mei lalu.
Menurut Ilham warga jalan A.pangeran jika sekitar pukul 12:30 WITA atau Selasa 26 Mei dini hari, ada kurang lebih 20 motor yang diantaranya berboncengan 3 tiba tiba singgah di tengah jalan menghunus parang dan badik sembari berteriak.
“Sekitar jam setengah 1 tiba tiba terdengar suara motor yang ramai, ketika saya melihat ke depan, banyak orang yang turun dari motor menghunus parang dan badik, diantaranya ada yang boncengan 3”
Warga yang kaget pun sontak meneriaki mereka dan mencoba untuk mengejar, namun naasnya ada diantara mereka yang jatuh dari motor dan hampir menjadi amukan massa warga sekitar, kata ilham
Untungnya orang yang berboncengan 3 itu segera di amankan di rumah salah satu warga, sampai aparat kepolisian datang menjemput mereka, dan saat di amankan di temukan juga sebilah keris yang mereka bawa, dan 3 orang yang hampir di amuk massa tersebut dalam keadaan mabuk berat.
Ke 3 orang yang di amankan itu saya liat luka luka karena terjatuh dari motor, dan motor mereka pun mengalami kerusakan papar ilham.
Tak berhenti sampai di situ, kelompok yang sama pun kembali melakukan aksi penyerangan 2 ( dua ) malam berturut turut di jalan jendral Muh Yusuf kelurahan biru yakni pada Sabtu 30 Mei sekitar pukul 09.30 malam, dan Minggu malam 31 Mei sekitar pukul 1:30, atau Senin dini hari.
Lia warga kelurahan biru pun merasa resah dengan adanya kelompok yang melakukan penyerangan terhadap anak anak yang biasa kumpul main game di sekitar rumahnya, pasalnya kelompok yang melakukan penyerangan itu membawa Sajam dan busur.
“Saya kaget melihat tiba tiba ada rombongan pengendara motor yang datang dengan berteriak sambil membawa sejumlah parang dan ada juga yang membawa busur”
Dan kejadian tersebut kembali terulang pada malam Senin, namun yang saya sayangkan, sekitar 1 jam setelah kejadian ke dua di malam Senin itu, aparat kepolisian tiba2 datang dan justru mengamankan 33 anak yang di serang, sementara kelompok yang melakukan penyerangan tidak satu pun yang di amankan, kata Lia
Dari keterangan beberapa orang yang di amankan di jalan jendral Muh Yusuf mengatakan jika kelompok yang serupa geng motor dan menyerang mereka mengatas namakan dirinya sebagai “Fredom ” dan “kawat merah”.
Kelompok ini terdiri dari beberapa pelajar SMP dan SMA , dan mereka biasa kumpul di sekitaran jalan Bayangkara dan jalan Di Panjaitan.
Laporan: ICI













