Gotong Royong Catatan Tradisi Yang Bertahan, Dibalik Duka dan Air Mata Korban Gempa, di Selayar

- Editor

Minggu, 10 April 2022 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SELAYAR,LinusTerkini.com-Gotong royong memindahkan dan membangun rumah, merupakan satu dari sekian banyak deretan adat dan tradisi masa lampau yang pernah hidup dan tumbuh turun temurun di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Tradisi yang dulu merupakan ciri khas kebersamaan masyarakat kota Bumi Tanadoang, terkhusus di daerah pedalaman terpencil daratan Pulau Selayar.

Namun sayang, karena seiring berjalannya waktu, gambaran solidaritas, kekompakan, dan kebersamaan tersebut, perlahan mulai tergerus oleh perputaran roda zaman.

Beruntung, karena nilai-nilai kearifan lokal itu, rupanya masih tumbuh mengakar dan bisa dijumpai di sejumlah titik-titik tertentu, di wilayah pedalaman terpencil kota yang dulu populer dengan sebutan penghasil jeruk manis itu.

Warisan budaya leluhur yang dulu menjadi lukisan harmonisasi, dan kentalnya nilai-nilai persaudaraan masyarakat Selayar, kini bisa dijumpai salah satunya, di daratan Desa Garaupa Raya, Kecamatan Pasilambena.

Baca Juga:  Galian (C) Tampa Izin Tetap Beroperasi di Simalungun, Ada Apa,...???

Nama ibukota desa yang lahir dan diilhami oleh pemekaran Desa Garaupa.

Salah satu dari enam desa pesisir Pulau Kalao Toa, yang dihuni dan didiami oleh kurang lebih dua ratus lima puluh orang kepala keluarga (KK).

Fakta dan realita ini, terungkap pasca terjadinya bencana gempa bumi berskala 7,5 SR yang pada hari, Selasa, 14 Desember 2021 silam, sempat menggetarkan sejumlah titik wilayah di Kabupaten Kepulauan Selayar, sampai daratan kota Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tak berselang lama, setelah bencana gempa, puluhan unit bangunan rumah yang rusak, dan bahkan sempat rata dengan tanah, berangsur-angsur mulai dibangun bersama oleh warga dengan melibatkan unsur pemerintah desa, perangkat kepala dusun, serta elemen relawan bencana.

Baca Juga:  10 Rumah Ludes Dilalap Api, 2 Orang Tewas Terpanggang

Bekal solidaritas dan kekompakan, menjadi modal dasar bagi warga di empat wilayah desa, dan sembilan dusun, di daratan Pulau Kalao Toa, untuk menyongsong tahapan normalisasi kehidupan pasca getaran gempa.

Perlahan tapi pasti, warga berangsur-angsur mulai membenahi bangunan rumah, dan mendirikan hunian darurat (hundar) menyerupai bangunan pondok yang dibangun secara swadaya oleh warga, sebagai pengganti tenda pengungsian.

Warga bahkan turut mempelopori dan menjadi promotor penggerak terbangunnya tanggul-tanggul darurat di sepanjang pesisir pantai Desa Latokdok, dan Lembang Mate’ne yang dibuat hancur berkeping-keping oleh bencana gempa bumi.

Sebuah catatan, dan pemandangan langka, tapi nyata yang patut diapresiasi, dicontoh, dan ditauladani dalam rangka untuk menumbuhkan nilai-nilai kemandirian di lingkungan kehidupan masyarakat.

 

Laporan: Andi Fadly

Berita Terkait

Ops Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Polres Bone Gelar Latpra Ops
Jelang Ops Patuh 2026, Polantas Bone Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong
Kasat Lantas Polres Bone Ikuti Latpraops Patuh Pallawa 2026 di Polda Sulsel
Wabup Bone Hadiri Penamatan 507 Santri MHQ, Dorong Santri Raih Cita-cita Setinggi Mungkin
Sigap, Satlantas Polres Bone Tertibkan Tenda Pernikahan Tutup Badan Jalan 
Edukasi Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Bone Gelar Polantas Menyapa Bersama Tukang Ojek
KRI Satlantas Polres Bone: Mari Manfaatkan Program Bebas Denda Dan Diskon Pajak Kendaraan
Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Bone Pam Car Free Day
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:53 WITA

Ops Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Polres Bone Gelar Latpra Ops

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:10 WITA

Jelang Ops Patuh 2026, Polantas Bone Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WITA

Kasat Lantas Polres Bone Ikuti Latpraops Patuh Pallawa 2026 di Polda Sulsel

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:22 WITA

Wabup Bone Hadiri Penamatan 507 Santri MHQ, Dorong Santri Raih Cita-cita Setinggi Mungkin

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WITA

Sigap, Satlantas Polres Bone Tertibkan Tenda Pernikahan Tutup Badan Jalan 

Berita Terbaru