Seruan Tokoh Masyarakat dan Agama Bone: Jaga Kamtibmas, Tolak Provokasi

- Editor

Rabu, 24 September 2025 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

WATAMPONE, LinusTerkini.com– Suara kebersamaan menggema dari para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Bone dalam menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mereka menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak demokratis, namun harus dilakukan secara damai tanpa ditunggangi pihak-pihak yang ingin menciptakan kekacauan.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bone, Dr. Rachmatur Nair, menegaskan bahwa unjuk rasa adalah bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, ia menyayangkan adanya oknum yang menunggangi aksi tersebut sehingga berujung anarkis.

“Aksi aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa, buruh, ojol, dan pelajar adalah bagian dari demokrasi. Namun kami menyesalkan adanya pihak-pihak yang menunggangi aksi tersebut sehingga berujung anarkis dan menimbulkan korban. Kami mengapresiasi kesiapan Polri dalam menjaga kondusifitas serta mengungkap para pelaku kerusuhan. Harapan kami, ke depan Polri terus meningkatkan profesionalisme dalam pengamanan unjuk rasa dengan mengedepankan nilai-nilai HAM dan standar kepolisian yang berlaku. Mari kita rawat persatuan, jangan mau diadu domba oleh kelompok yang ingin merusak tatanan pemerintahan Indonesia.” ujarnya.

Baca Juga:  Gus Miftah Soroti Rantai Persahabatan Jokowi dan Prabowo: Tidak Pernah Putus

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bone, Prof. Dr. H. Syarifuddin Latif, M.Pd. yang diwakili oleh Sekretaris FKUB, Muh. Alamsyah, S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi tidak boleh mencederai nilai-nilai persaudaraan antarwarga, apalagi sampai menimbulkan konflik sosial.

Baca Juga:  AJUN GELAR ROAD TRIP JURNALIS LINTAS NUSANTARA : Perkuat Profesionalisme Bangun Sinergi, Dan Sorot Potensi Pelanggaran 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Bone untuk tetap menjaga kedamaian, saling menghargai, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun persatuan dan harmoni harus tetap kita junjung tinggi.” tegas Alamsyah.

Seruan para tokoh ini diharapkan menjadi pengingat bersama, bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi antara tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan, Kabupaten Bone diharapkan tetap dalam suasana aman, damai, dan kondusif.

 

Laporan: Red

Berita Terkait

Hari Kelima Ops Patuh 2026, Satlantas Polres Bone Tindak Sejumlah Pelanggar Lalulintas
Jelang HUT ke-81 Korps Brimob, 200 Personel Brimob Sulsel Serbu Pasar Pabaeng-Baeng, Masjid hingga Kanal
Polantas Bone Gencarkan Edukasi Hingga Tindak Pelanggar di Hari Ke-4 Ops Patuh 2026
Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Bone Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Warga
Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh 2026, Kapolres Bone Imbau Masyarakat Patuhi Peraturan Lalu Lintas
Polres Bone Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026 Mulai 26 Oktober
Safari Jumat, Kapolres Bone Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Laksanakan Green Policing
Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Polres Bone Salurkan Air Bersih Untuk Masyarakat Pesisir
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Hari Kelima Ops Patuh 2026, Satlantas Polres Bone Tindak Sejumlah Pelanggar Lalulintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:44 WITA

Jelang HUT ke-81 Korps Brimob, 200 Personel Brimob Sulsel Serbu Pasar Pabaeng-Baeng, Masjid hingga Kanal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:49 WITA

Polantas Bone Gencarkan Edukasi Hingga Tindak Pelanggar di Hari Ke-4 Ops Patuh 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:54 WITA

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Bone Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh 2026, Kapolres Bone Imbau Masyarakat Patuhi Peraturan Lalu Lintas

Berita Terbaru