Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

- Editor

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LinusTerkini.com-Mangkraknya pembangunan situs budaya Bola Soba hingga kini menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Megah Jaya dengan nilai anggaran mencapai Rp 10,7 miliar tersebut belum juga rampung, meski telah berjalan cukup lama. Kondisi ini dinilai sebagai bukti lemahnya keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan situs kebudayaan yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Bone.

Selain itu, mandeknya proyek tersebut juga memunculkan tanda tanya besar terkait peran Aparat Penegak Hukum (APH). Hingga saat ini, belum terlihat langkah tegas yang diambil untuk menanggapi fenomena mangkraknya pembangunan yang menggunakan dana publik dalam jumlah besar tersebut.

Baca Juga:  Babak baru dugaan kosmetik ilegal, BBPOM ungkap status HNK Lotion

Ketua Menyusuri Jejak Budaya (MJB), Riswan Rusandy, menyampaikan kritik keras terhadap situasi ini. Ia menilai bahwa Bola Soba bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol identitas dan warisan budaya yang seharusnya dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Mangkraknya pembangunan Bola Soba menunjukkan adanya pembiaran yang serius. Pemerintah seakan tidak menempatkan pelestarian budaya sebagai prioritas, padahal anggaran yang digelontorkan sangat besar. Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal marwah sejarah dan identitas budaya masyarakat Bone,” tegas Riswan.

Lebih lanjut, Riswan juga menyoroti sikap APH yang dinilainya belum menunjukkan kesungguhan dalam mengawal proyek tersebut.

Baca Juga:  MTQ Sulsel ke XXXII, Gubernur Andi Sudirman Siapkan Hadiah Fantastis

“Jika proyek dengan nilai Rp 10,7 miliar bisa mangkrak tanpa kejelasan, maka wajar publik mempertanyakan fungsi pengawasan dan penegakan hukum. APH seharusnya hadir untuk memastikan tidak ada penyimpangan dan kerugian negara,” tambahnya.

MJB mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik, serta mengambil langkah konkret agar pembangunan Bola Soba dapat diselesaikan. Menurut mereka, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah dalam melestarikan kebudayaan daerah.

 

Laporan: RS

Berita Terkait

LSM LIPAN DPK  Bone masukkan Laporan Pengaduan Ke Kejaksaan Negeri Bone
Babak baru dugaan kosmetik ilegal, BBPOM ungkap status HNK Lotion
Diduga warga Bengo Beli Alsintan Bantuan dengan uang kredit, LSM Perkasa Laporkan ke polres Bone
Satresnarkoba Polres Bone Gagalkan Peredaran 500 Gram Sabu
Diduga Bermasalah Proyek Cetak Sawah Dilaporkan Kejaksaan Negeri Bone
Tim Advokasi Bola Soba Somasi Kapolres Bone
Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta
Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:44 WITA

LSM LIPAN DPK  Bone masukkan Laporan Pengaduan Ke Kejaksaan Negeri Bone

Sabtu, 11 April 2026 - 17:43 WITA

Babak baru dugaan kosmetik ilegal, BBPOM ungkap status HNK Lotion

Senin, 6 April 2026 - 16:12 WITA

Diduga warga Bengo Beli Alsintan Bantuan dengan uang kredit, LSM Perkasa Laporkan ke polres Bone

Minggu, 5 April 2026 - 07:27 WITA

Satresnarkoba Polres Bone Gagalkan Peredaran 500 Gram Sabu

Jumat, 3 April 2026 - 16:08 WITA

Diduga Bermasalah Proyek Cetak Sawah Dilaporkan Kejaksaan Negeri Bone

Berita Terbaru

Ragam

Satlantas Polres Bone Gelar Blue Light Patrol

Selasa, 21 Apr 2026 - 08:40 WITA