Ustadz Martono Minta Kapolri Atasi Judi Marelan

- Editor

Rabu, 15 Juli 2020 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Linusnews.com– Ustadz Martono, salah satu ulama di Kota Medan yang banyak melakukan aksi sosial, meminta Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk turun tangan langsung mengatasi lokasi dan praktek judi di Pasar 7 Marelan.

Lokasi judi yang secara administratif masuk Medan dan Kabupaten Deli Serdang itu dinilai sangat meresahkan masyarakat.

“Kalau tak bisa Polda Sumut atau Polrestabes Medan mengatasi judi Pasar 7 Marelan, kami minta Pak Kapolri turun tangan langsung mengatasi judi ini,” ujar Ustadz Martono kepada sejumlah media di Medan, Senin (13/7/2020).

Baca Juga:  Pelarian Hendra Nur Ferdiansyah Berakhir Ditangan Tim Resmob dan Jatanras Polres Selayar

Ia mendapatkan sejumlah informasi akurat kalau lokasi judi Pasar 7 Marelan itu luasnya sekitar empat hektar dan layaknya lokasi judi di luar negeri yang tertata rapi dan banyak aneka perjudian dengan omset hingga miliaran rupiah per hari.

Kata Ustadz Martono, tidak ada nilai kebaikan dari praktek judi. Kalau kalah, kata dia, akan membuat miskin pelaku judi. Kalau menang, maka si pelaku judi jadi kecanduan.

Baca Juga:  LSM PERKASA laporkan ke polres bone berkaitan peredaran kosmetik non BALAIPOM atau ILEGAL

Ustadz Martono bahkan berikrar akan menghadapi para pelaku judi Marelan bila Polri tak bisa mengatasinya.

“Saya tak takut. Allah SWT akan melindungi orang-orang yang berjuang di jalanNYA. Saya akan menghadapi judi Marelan jika polisi tak sanggup menertibkannya,” tegas Ustadz Martono.(Ambos Linus)

Editor : Dewi

Berita Terkait

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta
Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya
Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak
Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH
Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH
Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba
DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini
Lamellong Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Mangkrak Proyek Bola Soba Puluhan Milliar Rupiah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:38 WITA

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:21 WITA

Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:53 WITA

Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:05 WITA

Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:19 WITA

Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

Berita Terbaru