Sulsel Zona Hijau Hasil Asesmen Situasi Epidemiologi Pandemi Covid-19, Plt Gubernur : Alhamdulillah

- Editor

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, LinusTerkini.com– Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ditetapkan sebagai wilayah zona hijau Hasil Asesmen Situasi Epidemiologi Pandemi Covid-19 Tingkat Provinsi oleh Kementerian Kesehatan RI.

Hal itu berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI melalui asesmen Situasi Pandemi Covid-19 yang direkomendasikan WHO, yaitu epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan fasilitas kesehatan.

Asesmen situasi per tanggal 19 Juni 2021 ini menyebutkan, satu provinsi dengan zona merah, 24 provinsi zona orange, dan 9 provinsi zona hijau. Salah satunya Sulsel yang masuk dalam 9 provinsi zona hijau.

Menanggapi hal itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku bersyukur Sulsel bisa menjadi salah satu provinsi yang masih aman dalam penanganan Covid-19 atau zona hijau.

Baca Juga:  Sejak FIT Dibuka, Plt Gubernur Sulsel: Fasilitas Isolasi Terintegrasi Terisi 57 Pasien

“Alhamdulillah ini berkat doa kita bersama dan usaha berbagai stakeholder TNI-Polri, Kabupaten/Kota, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan dan seluruh lapisan masyarakat bahu-membahu dalam upaya penerapan prokes,” jelasnya, Senin, 21 Juni 2021.

Apalagi kondisi pandemi Covid-19 di Sulsel per tanggal 20 Juni 2021 masih memperlihatkan angka kesembuhan yang masih diangka 97,5 persen, dan angka kematian 1,5 persen. Ia pun berharap, kondisi zona hijau ini tetap bisa dipertahankan dengan kerjasama semua pihak.

Baca Juga:  Semarak Kemerdekaan, Pemuda Jawaro Bersatu Gelar Berbagai Lomba

“Selain memperketat protokol kesehatan, perekonomian harus tetap bergerak. Harus jalan berbarengan, karena ini menyangkut hidup orang banyak. Jadi tetap beraktivitas untuk kegiatan ekonomi sembari menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Adapun upaya Pemprov Sulsel dalam penanganan pandemi Covid-19, salah satunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Paling penting, bagaimana masyarakat harus memperbaiki imun tubuh dengan menjaga asupan gizi dengan makanan yang sehat dan minum vitamin. Serta senantiasa berdoa agar keseharian kita dijaga oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.

Laporan : Ambos Linus

Berita Terkait

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca
Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta
Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul
Buka Bimtek DPRD Bone, BupAAS Tekankan Satu Komitmen: Aspirasi Rakyat Harus Dikawal
Wabup Bone AAP, Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM
Kebakaran Lahan di Kampus UNM Bone, Damkarmat dan Sejumlah Instansi Turun Tangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WITA

Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul

Berita Terbaru