Diduga 13 Pelaku Penganiayaan Iskandar Alias Ambo Sita Masih Berkeliaran ,Ada Apa. ??

- Editor

Sabtu, 23 April 2022 - 00:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PINRANG,LinusTerkini.com —– Kasus yang Menimpa salah satu warga Kelurahan Maccarinna Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang, sebut saja Korban Iskandar Alias Ambo Sita 80 thn
Saat ini masih menjalani perawatan medis dibagian Lengan Kiri, Kepala, Dada dan Punggung belakang Akibat Tusukan Tombak dan Tebasan Parang.

“Saat dikonfirmasi oleh Awak media dikediaman Iskandar, Rabu 20 April 2022 Pagi tadi. Korban mengatakan kalau dirinya diparangi oleh pelaku yang berjumlah 13 orang, lantaran hanya ingin melihat isi spanduk yang akan dipasang dilokasi Yang Digarap Iskandar Alias Ambo sita.

Kronoligis dijelaskan oleh korban dan saksi yaitu Anak dan cucunya kalau dirinya berada dilokasi saat kejadian itu, Ke 13 pelaku yang bersenjata tajam parang dan tombak sudah siap memasang spanduk berupa papan bicara dilokasi tersebut, tiba tiba Anak dan cucu Iskandar menghampiri hendak melihat apa isi sepanduk itu, namun spontan dikerjar oleh ke 13 diduga pelaku, spontan Anak dan cucu iskandar Alias ambo sita memilih mundur dari kejaran pelaku, akan tetapi Iskandar alias ambo sita malah diam ditempat dan tidak banyak bicara.

Baca Juga:  Sakit Hati, Suami di Bone Tikam Pria Diduga Selingkuhan Istri

Tidak mendapat anak dan cucu iskandar, ke 13 diduga pelaku malah menghakimi Iskandar Alias Ambo sita dengan tusukan tombak dibagian kepala, dada dan punggung belakang sehingga mendapat beberapa jahitan, menurut informasi korban saat dirinya sudah terjatuh salah satu ke 13 pelaku yang berinisial (AS) langsung menebas lengan kiri korban hingga mengenai tulang lengan dengan menggunakan parang. Hingga lengan korban cacat permanen perlu perawatan medis.

Sementara ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhallis Haeruddin SH MH Saat dikonfirmasi oleh Kuasa Korban Rahman dg Ngawing Melalui Via Telfone Sellulear Ia mengatakan sementara ini pelaku baru diamankan 1 orang yaitu (AS) sementara yang lainnya berjumlah 12 orang masih dalam proses pengembangan.”Ungkapnya.

Iskandar Alias Ambo Sita dan anaknya yang ikut melihat kejadian itu mengatakan harusnya pihak polres Pinrang menangkap semua pelaku karna semuanya membawa senjata tajam dilokasi itu dan menusuk bapak saya dengan tombak sementara kasus ini sudah seminggu dan pelaku masih berkeliaran.
“tuturnya.

Baca Juga:  Hasil Survei: Jabar Masih Lumbung Suara Prabowo di Pilpres 2024

Ke dua Kuasa korban rahman dg ngawing SH bersama Rudi Kawinda,ia mengatakan saat diwawancara oleh wartawan,
dari 13 pelaku patut diduga sudah merencanaan semuanya, menurutnya kalau hanya ingin memasang spanduk atau papan bicara kenapa harus membawa parang dan tombak, lalu kenapa isi tulisan dan gambar di sepanduk itu tidak dapat dilihat oleh korban dan anak cucu iskandar alias ambo sita,”ini ada apa..??? ini jelas patut diduga sudah perencanaan pembunuhan, “tuturnya.

Lanjut kuasa korban mengatakan saat dirinya mengecek di mako Polres pinrang dirinya tidak melihat adanya (AS) ditahan dan ke 12 diduga pelaku lainnya, sehingga Kuasa korban akan melaporkan kasus tersebut ke Propam Polda sulsel bersama kronologis lahan tersebut yang hampir menelan korban.(*/) rd

 

Laporan: AW

Berita Terkait

Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor
Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal
Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam
Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi
Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Dianggap T4ik
PPWI Laporkan Teddy Kurniawan, Beno Adi Nugraha Junanto, dan Rivan Putera Yuwono ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pemerasan dan Penipuan
Antrian Panjang SPBU Labombo, dan Siapa Oknum di Balik Penyalah Guna BBM Bersubsidi
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:58 WITA

Guncang DPR! Ranny Fadh Arafiq Terseret OTT KPK Ratusan Miliar, PPWI Desak Pecat dan Miskinkan Koruptor

Jumat, 11 September 2026 - 15:26 WITA

Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 17:04 WITA

Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam

Kamis, 3 September 2026 - 18:02 WITA

Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi

Kamis, 3 September 2026 - 17:54 WITA

Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 

Berita Terbaru