Hadiri Rakor dan Evaluasi Satgas PMK Kabupaten/Kota, Sekda Sulsel Akui Hewan Ternak Sembuh PMK Bertambah

- Editor

Rabu, 14 Desember 2022 - 05:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com- PEMPROV SULSEL- Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, di Hotel Four Points, Makassar, Selasa 13 Desember 2022.

Dalam sambutannya, Abdul Hayat menyampaikan data perkembangan kasus PMK di Sulsel yang mengalami penurunan dengan tingkat kesembuhan yang semakin meningkat.

Abdul Hayat mengungkapkan, update perkembangan kasus PMK di Sulsel pertanggal 11 Desember 2022, jumlah Kabupaten Kota tertular sebanyak 22, 144 Kecamatan dan 367 Desa/Kelurahan tertular. Total ternak sakit sebanyak 14.408 ekor, ternak mati sebanyak 126 ekor, ternak potong bersyarat 629 ekor, ternak sembuh 10.998 ekor, dan sisa kasus sebanyak 2.655 ekor.

“Berdasarkan grafik setiap hari kondisi kasus PMK sudah melandai dan tingkat kesembuhan juga semakin bertambah,” ucapnya.

Bertambahnya tingkat kesembuhan hewan ternak yang rentan terhadap PMK ini, Abdul Hayat pun meminta kepada seluruh Tim Satgas Penanganan PMK di seluruh Kabupaten Kota hingga ke tingkat Desa/Kelurahan untuk dapat memberikan masukan, ide, gagasan, dan inovasi dalam penanganan kasus PMK di daerahnya masing-masing.

Baca Juga:  Dukung Astacita Prabowo Gibran, Garuda Indonesia Maju Buka Sekolah Garuda Tani dan Lepas Ekspor Produk Organik Indonesia

Upaya yang dilakukan, lanjutnya, berdasarkan dengan cara-cara pendekatan berkearifan lokal untuk memastikan efektivitas atas upaya yang dilakukan dalam mengendalikan kasus PMK di Sulsel.

“Kita ingin outcome yang jelas bukan lagi output-nya terkait efisiensi dan efektivitas pengendalian kasus PMK. Kalau kita sepakat dengan itu maka, masukan, ide, gagasan, inovasi dalam pelaksanaan tugas ini selaku Tim Satgas, kita sangat butuhkan. Bagaimana pun juga tiap daerah tentu ada cara-cara pendekatan kita pastikan apa yang efektif dan tidak efektif,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Koordinator Pengendalian Operasi Satgas PMK Nasional Brigadir Jenderal Ary Laksmana Widjaja mengungkapkan, diperlukan upaya konkret oleh para Tim Satgas dengan berkolaborasi memberikan masukan dan berbagi pengalaman terkait penanganan kasus PMK.

“Bagaimana parameter untuk melakukan upaya-upaya mengurangi bahkan meniadakan PMK di bumi Indonesia dan memang ada beberapa upaya yang harus kita lakukan secara optimal melalui kajian-kajian untuk memperbaiki catatan pencapaian yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dinas Kominfo Sulsel Undang 16 OPD Paparkan Kinerja dan Program Strategis

Ary juga mengapresiasi jumlah total hewan ternak di Sulsel yang sembuh klinis dan itu diakuinya sebagai capaian-capaian yang cukup bagus dan masih harus terus ditingkatkan.

Terkait dengan capaian vaksinasi untuk kasus PMK di Sulsel, Ary mengaku masih rendah namun itu menjadi tantangan yang harus dijalankan oleh para Tim Satgas khususnya tim vaksinator.

“Capaian vaksinasi untuk Sulawesi Selatan baru pada 8,83 persen itu jika dibandingkan dengan populasi yang ada. Kenapa angkanya masih rendah, Sulawesi Selatan ini termasuk salah satu lumbung ternak nasional, sehingga jumlah populasinya banyak sehingga memang yang harus divaksin banyak,” ujarnya.

Selain itu, katanya, Sulawesi Selatan memiliki permasalahan yang sedikit berbeda dengan wilayah yang lain, dimana hewan ternak di Sulsel banyak yang berkeliaran di hutan sementara di beberapa daerah lain khususnya di Jawa, hewan ternaknya berkumpul di kandang.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja
Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba
Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional, Wakil Bupati Bone Hadiri Bimtek ASWAKADA di Batam
BONE Perkuat Layanan Kesehatan, Wabup Andi Akmal Audiensi dengan Kemenkes RI
Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan
Wabup Bone Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen, Pastikan Kesiapan MPLS dan Fasilitas Siswa
Tingkat X PMR Madya-Wira se-Sulsel, Tekankan Pentingnya Jiwa Kemanusiaan Generasi Muda
Wabup Bone AAP, Hadiri Konser Pamit Bone Choir, Beri Dukungan Menuju Bali International Choir Festival 2026
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WITA

Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WITA

Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:36 WITA

Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional, Wakil Bupati Bone Hadiri Bimtek ASWAKADA di Batam

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:35 WITA

BONE Perkuat Layanan Kesehatan, Wabup Andi Akmal Audiensi dengan Kemenkes RI

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:19 WITA

Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan

Berita Terbaru