Sosialisasi permasalahan anak menyangkut game online

- Editor

Senin, 12 Agustus 2024 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, LinusTerkini.com-Maraknya pergaulan bebas hingga kecanduan game online membuat anak-anak sulit dalam menentukan masa depan anak. Sehingga membuat masyarakat ikut peduli atas ancaman yang dapat menimpa moral anak-anak.

Di salah satu daerah Surabaya khususnya di perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX, Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya masyarakat sekitar sangat peduli untuk masa depan anak-anak menjadikan salah satu kampung dengan sebutan kampung layak anak pada Senin (12/08/2024).

Sukoco selaku Ketua RW.01 Dukuh Kupang Surabaya saat di temui awak media mengatakan bahwa dirinya dan warga sangat mendukung dengan dibuatkannya aturan kampung di wilayah RW.01 Dukuh Kupang Surabaya sehingga disebut dengan julukan kampung layak anak.

Baca Juga:  Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di Senayan

” Ya sebagai Ketua RW saya berikan dukungan kepada warga, mulai dari kepedulian warga tentang aturan jam waktu belajar, istirahat pada anak seluruh warga berkomitmen menempel jadwal itu pada setiap sisi kampung agar di ketahui setiap warga yang ada di wilayah RW 1 Dukuh Kupang Surabaya,” Tuturnya

Ia juga mengatakan bahwa balai RW.01 Dukuh Kupang Surabaya sering kedatangan tamu dari daerah lain yang ingin mengunjungi dalam studi banding di wilayah RW.01 Dukuh Kupang Surabaya.

Tidak hanya jadwal anak, fasilitas anak juga tersedia di dalam kampung layak anak RW.01 Dukuh Kupang Surabaya mulai dari permainan tradisional, taman baca, hingga setiap minggunya anak-anak di ajak untuk membuat kreativitas yang di ajarkan oleh warga sekitar RW.01 Dukuh Kupang Surabaya.

Baca Juga:  Hadiri Gebyar PAUD Insan Masagena, Plt Gubernur Berbaur Dengan Anak-anak

Bahkan untuk menghibur anak-anak dikampung tersebut sering mendatangkan pendongeng nasional, salah satunya pendongen Kak Harris dan bonekanya Ayis untuk memberikan hiburan dongen edukasi yang dapat menghibur anak-anak.

Harris Rizki pendongeng saat diundang acara untuk menghibur anak-anak menceritakan tentang bagaimana dampak dari bullying pada anak, jangan sampai terjadi karena dapat berdampak pada psikologi anak.

 

Laporan: Hendro

Berita Terkait

Commander Wish Pagi Satlantas Polres Bone Pelayanan Maksimal Jaga Kamseltibcar Lantas 
Kejurda INKANAS Piala Kapolda Sulsel 2026 Resmi Ditutup, Lahirkan Juara dan Semangat Baru Karate Sulsel
Luar Biasa! Bhabinkamtibmas Panyula Aipda H. A.Rusman S.sos: Tanpa Sekat, Hati ke Hati Jaga Kamtibmas
Dansatbrimob Polda Sulsel Hadiri Lomba Menembak Road to Feslafbi, Pererat Kolaborasi dengan Bank Indonesia
Bone Miliki Sekitar 700 Relawan Damkar, Barebbo Jadi Kecamatan Ketujuh Pembinaan REDKAR
Unit Gakkum Satlantas Polres Bone Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari Bone
Satlantas Polres Bone Urai Kemacetan Antrean BBM di SPBU, Warga Diimbau Tertib
Kapolda Sulsel Buka Kejuaraan Menembak Kapolda Sulsel Cup XI, Sat Brimob Polda Sulsel Jadi Motor Sukses Penyelenggaraan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02 WITA

Commander Wish Pagi Satlantas Polres Bone Pelayanan Maksimal Jaga Kamseltibcar Lantas 

Senin, 27 Juli 2026 - 07:32 WITA

Kejurda INKANAS Piala Kapolda Sulsel 2026 Resmi Ditutup, Lahirkan Juara dan Semangat Baru Karate Sulsel

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:48 WITA

Luar Biasa! Bhabinkamtibmas Panyula Aipda H. A.Rusman S.sos: Tanpa Sekat, Hati ke Hati Jaga Kamtibmas

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:59 WITA

Bone Miliki Sekitar 700 Relawan Damkar, Barebbo Jadi Kecamatan Ketujuh Pembinaan REDKAR

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WITA

Unit Gakkum Satlantas Polres Bone Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejari Bone

Berita Terbaru