Pengungkapan Jaringan Peredaran Sabu di Tellusiattingge, Polres Bone Amankan Empat Pelaku

- Editor

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LinusTerkini.com-Satuan Reserse Narkoba Polres Bone kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Bone. Melalui rangkaian operasi dan pengembangan informasi di lapangan, empat orang pelaku berhasil diamankan di Kecamatan Tellusiattingge pada 5 hingga 6 Desember 2025. Pengungkapan ini mendapat penjelasan langsung dari Plt. Kasatresnarkoba Polres Bone, IPDA A. Syarifuddin.

Pada Jumat, 5 Desember 2025 sekitar pukul 18.00 Wita, di Desa Mattirowalie, Kecamatan Tellusiattingge, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bone berhasil mengamankan IBR (38 tahun), warga Kelurahan Otting.

IBR tertangkap tangan memiliki dan menguasai 1 sachet kecil kristal bening seberat 0,35 gram yang diduga sabu, ditemukan di saku celana belakang sebelah kiri. Selain itu, polisi juga menyita 1 unit handphone merk Realmi.

Dari hasil interogasi awal, IBR mengakui bahwa sabu tersebut dibelinya dari AGN seharga Rp300.000 atas suruhan YS (27 tahun), warga Kelurahan Otting. Informasi ini kemudian mengantarkan polisi pada pengembangan berikutnya.

Masih pada hari yang sama, berdasarkan pengakuan IBR, polisi segera bergerak dan mengamankan YS. Dalam penguasaannya ditemukan:
• 1 set bong alat hisap sabu
• 2 batang pirex kaca
• 1 unit handphone merk Oppo

Baca Juga:  Lembaga MAPJ Sesalkan Adanya Dugaan Tindak pidana Suap Di Lingkup Kejaksaan Negeri Gowa

YS mengakui dirinya menyuruh IBR mengambil sabu dari AGN, dan uang pembelian langsung ditransfer ke rekening AGN.

Pengungkapan jaringan ini berlanjut pada Sabtu, 6 Desember 2025 sekitar pukul 23.00 Wita, di Desa Tajong, Kecamatan Tellusiattingge. Berdasarkan penunjukan IBR dan YS, polisi berhasil mengamankan AGN (23 tahun).

Dalam penguasaannya ditemukan:
• 1 paket kecil sabu
• 4 lembar plastik klip bening kosong
• 1 unit handphone
• 1 batang sendok takar sabu

AGN mengakui bahwa sabu tersebut dibelinya dari seseorang perantara yang mengambil barang dari DT seharga Rp300.000. Sabu ini kemudian dijualnya kembali kepada IBR dan YS. Ia juga mengaku kembali memesan sabu dari DT untuk diedarkan melalui perantara lainnya, yakni FR.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 22.00 Wita, polisi mengamankan FR (18 tahun), warga Desa Tajong. FR tertangkap tangan menguasai:
• 1 paket kecil sabu seberat 0,39 gram (ditemukan di saku celana kiri bagian belakang)

Baca Juga:  DKP Sulsel Bersama Masyarakat Pelestari Lingkungan Tanam 40 Ribu Batang Mangrove di Pesisir Wajo

FR mengaku sabu tersebut milik AGN dan dirinya hanya diperintah untuk mengantar kepada IBR dan YS. Ia bahkan mengakui sering kali menjadi kurir sabu atas perintah SPR, dan menerima upah Rp50.000 setiap pengantaran.

IPDA A. Syarifuddin menjelaskan bahwa rangkaian operasi ini merupakan hasil kerja cepat tim di lapangan dalam menindaklanjuti informasi secara berjenjang.

“Seluruh pelaku bersama barang bukti telah kami amankan di Mapolres Bone. Penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku pengedar maupun penyalahguna narkotika di wilayah hukum Polres Bone,” tegasnya.

Para pelaku disangkakan melanggar:
Pasal 114 ayat (1) Jo. Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 KUHPidana.

Para tersangka dan barang bukti kini diamankan di Mapolres Bone untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 

Laporan: Red

Berita Terkait

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta
Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya
Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak
Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH
Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH
Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba
DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini
Lamellong Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Mangkrak Proyek Bola Soba Puluhan Milliar Rupiah
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:38 WITA

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:21 WITA

Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:53 WITA

Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:05 WITA

Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:19 WITA

Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

Berita Terbaru