Wabup Bone Jadi Narasumber Workshop KKPD Teluk Bone, Pemkab Dukung Penguatan Tata Kelola Konservasi Perairan

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com– Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menjadi narasumber pada Workshop Konsultasi dan Penguatan Tata Kelola untuk Mendukung Efektivitas Pembangunan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Arthama Makassar, Kamis (18/6/2026).

 

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Yayasan Romang Celebes (YRC) Indonesia melalui dukungan Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA) ini membahas penguatan partisipasi masyarakat serta tata kelola calon Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Teluk Bone.

 

Turut mendampingi Wakil Bupati Bone dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bone, Andi Yulianto, S.E., M.Si.

 

Direktur YRC Indonesia, Awaluddin, S.Pi., M.Si., menyampaikan komitmennya untuk mendukung percepatan penetapan kawasan konservasi perairan di Teluk Bone.

 

“Melalui program ini kami hadir di Bone karena daerah ini sedang berada dalam tahapan penetapan kawasan konservasi perairan daerah Teluk Bone. Kami ingin mendukung agar proses penetapannya bisa bergerak lebih cepat,” ujarnya.

 

Menurut Awaluddin, pihaknya berharap KKPD Teluk Bone ke depan dapat berkembang menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga mampu mengelola potensi sumber daya Teluk Bone secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Silaturahmi Calon Bupati Bone H. Andi Islamuddin Bersama Warga Lingkungan Maccedde, Bajoe

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan, Dr. M. Ilyas, S.T., M.Sc., menilai kehadiran Wakil Bupati Bone menjadi dukungan penting bagi upaya pengembangan kawasan konservasi perairan di Sulawesi Selatan.

 

Ia menjelaskan bahwa penetapan kawasan konservasi merupakan amanat Peraturan Daerah Sulawesi Selatan Nomor 3 Tahun 2022 yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga pendamping.

 

Menurutnya, Teluk Bone menjadi salah satu kawasan prioritas karena memiliki karakteristik perairan yang relatif tertutup dan menghadapi berbagai aktivitas pemanfaatan yang berpotensi memberikan tekanan terhadap ekosistem laut.

 

“Jika tidak mendapat perhatian yang lebih besar, maka dampak kerusakan lingkungan bisa terjadi lebih cepat. Karena itu, konservasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perairan Teluk Bone,” jelasnya.

 

M. Ilyas juga menegaskan bahwa kawasan konservasi bukan untuk membatasi aktivitas nelayan, melainkan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan agar tetap dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Baca Juga:  Masyarakat Desa Mowundo Soroti Kinerja Kepala Desa

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone membawakan materi bertajuk “Prospek dan Arah Kebijakan Pembangunan Kawasan Pesisir dalam Mendukung Calon Kawasan Konservasi Perairan di Teluk Bone.”

 

Andi Akmal Pasluddin menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Teluk Bone sebagai calon kawasan konservasi perairan daerah. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bone.

 

“Pemerintah Kabupaten Bone menyambut baik upaya ini karena konservasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir,” ujar Andi Akmal.

 

Mantan Anggota Komisi IV DPR RI itu menambahkan bahwa pengelolaan kawasan konservasi harus dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan masyarakat pesisir sebagai bagian utama dari upaya menjaga dan memanfaatkan sumber daya laut secara berkelanjutan.

 

Melalui workshop tersebut, para peserta diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan organisasi pendamping dalam mendorong percepatan penetapan serta pengelolaan KKPD Teluk Bone secara efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

Laporan: IC

Berita Terkait

Buka Seminar Eksklusif Desa, Wabup Bone AAP Serukan Tata Kelola Berintegritas dan Beramal
Wabup Bone AAP Tutup Masseddie Cup, Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
Hadiri Maulid di Salomekko,Wabup Bone AAP Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Momentum Maulid Nabi
Wabup Bone AAP, Terima Audiensi HNSI, Bahas Rencana Muscab Kabupaten Bone
Wabup Bone AAP, Tinjau SDN 176 Tanabatue, Dorong Peningkatan Kualitas Sekolah Model Beramal
Wabup Bone Buka VORCEA 2026 di Libureng, Dorong Generasi Muda Berjiwa Kemanusiaan
Wabup Bone Buka Pesta Rakyat Balap Motor Ojek Gabah Beramal Season X, Dukung Kreativitas Pemuda melalui Pesta Rakyat Balap Motor
Wabup Bone Hadiri Maulid di Massenrengpulu, Baznas Bone Terima Zakat Maal Pertanian Warga Rp15 Juta 
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:43 WITA

Buka Seminar Eksklusif Desa, Wabup Bone AAP Serukan Tata Kelola Berintegritas dan Beramal

Sabtu, 12 September 2026 - 07:39 WITA

Wabup Bone AAP Tutup Masseddie Cup, Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WITA

Hadiri Maulid di Salomekko,Wabup Bone AAP Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Momentum Maulid Nabi

Rabu, 9 September 2026 - 12:44 WITA

Wabup Bone AAP, Terima Audiensi HNSI, Bahas Rencana Muscab Kabupaten Bone

Selasa, 8 September 2026 - 15:04 WITA

Wabup Bone AAP, Tinjau SDN 176 Tanabatue, Dorong Peningkatan Kualitas Sekolah Model Beramal

Berita Terbaru