Pendapat Prabowo Soal Buzzer yang Sebarkan Perpecahan: Rakyat Tidak Suka

- Editor

Jumat, 30 Juni 2023 - 18:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA,LinusTerkini.com – Prabowo Subianto mengatakan rakyat Indonesia tidak suka dengan narasi politik yang kasar dan saling menjatuhkan suatu tokoh atau individu.

Hal itu diucapkan Prabowo ketika ditanya oleh Najwa Shihab dalam acara _MataNajwa_ mengenai polarisasi yang terjadi sampai hari ini oleh buzzer politik, dikutip dari _YouTube Najwa Shihab_, Jumat (30/6).

“Bapak masuk kabinet, polarisasi masih ada. _Cebong_, _Kampret_, itu masih ramai,” kata Najwa.

“Saya merasa, sudah jarang dengar. Nggak tahu, ya. Dari siapa itu?” tanya Prabowo.

Baca Juga:  Kanit Kamsel Satlantas Polres Bone Laksanakan Edukasi Keselamatan Berkendara

“Buzzer politik,” jawab Najwa.

Sontak menteri pertahanan dan bakal calon presiden itu pun tertawa menanggapi jawaban tersebut. Menurutnya, rekonsiliasi yang dia lakukan dengan lawan pilpres terdahulu bertujuan untuk bersatu membangun negeri.

Namun, keberadaan buzzer politik itu yang terus membuat adanya polarisasi. “Politik kita harus unik, harus khas. Politik kita harus bijaksana, cerdas, dan penuh kesadaran,” ujar Prabowo.

“Menghujat dan menghardik itu menurut saya tidak produktif. Rakyat tidak suka pemimpin yang saling mengejek dan mengekang,” tegasnya.

Baca Juga:  Populi Center: Elektabilitas Prabowo Capai 35,8% Ungguli Ganjar dan Anies

Prabowo meyakini prinsip bahwa dirinya tidak pernah menganggap lawan politik dalam kontestasi sebagai ‘musuh’ permanen, tetapi cuman sebagai pesaing pada saat itu.

Ia menilai, dengan latar belakang negara yang luas dan beragam kebudayaan, Indonesia membutuhkan elite unsur pimpinan yang kompak dan mampu bekerja sama untuk mencapai potensi yang diinginkan.

“Kita harus bersatu membangun negeri ini. Itu keyakinan saya, Mbak Najwa,” ucap Prabowo.

 

Laporan: Putra Larampeng

Berita Terkait

Festival Layang-Layang 2026 Pecah, 362 Layangan Bertarung Sampai Juara Terakhir
Ops Patuh, Kapolres Bone Bagikan Beras Hingga Helm Ingatkan Keselamatan Berkendara
Hari Pertama Judo Porprov Sulsel 2026, Pangkep Raih 7 Emas, Makassar 5 Emas, Bone 2 Emas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Pengendara Tanpa Plat Nomor Terjaring Razia 
Kasat Lantas Polres Bone Pastikan Kamseltibcar Lantas Jelang Pembukaan Porprov 2026
Kapolres Bone Gelar Police Goes to School dan Polisi Sahabat Anak di SDN 24 Watampone
Satlantas Polres Bone Sosialisasikan Ops Patuh 2026 Lewat Dialog Interaktif di Radio
Ops Patuh Pallawa, Satlantas Polres Bone Imbau Pengendara Hindari Knalpot Brong
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:51 WITA

Festival Layang-Layang 2026 Pecah, 362 Layangan Bertarung Sampai Juara Terakhir

Jumat, 6 November 2026 - 08:09 WITA

Ops Patuh, Kapolres Bone Bagikan Beras Hingga Helm Ingatkan Keselamatan Berkendara

Kamis, 5 November 2026 - 09:06 WITA

Hari Pertama Judo Porprov Sulsel 2026, Pangkep Raih 7 Emas, Makassar 5 Emas, Bone 2 Emas

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Pengendara Tanpa Plat Nomor Terjaring Razia 

Senin, 2 November 2026 - 18:05 WITA

Kapolres Bone Gelar Police Goes to School dan Polisi Sahabat Anak di SDN 24 Watampone

Berita Terbaru