Peringati Hari Ibu, Wanita Tani Indonesia HKTI Diskusi Peran Perempuan Petani dalam Ketahanan Pangan dan Pembangunan Bangsa

- Editor

Jumat, 20 Desember 2024 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SERANG, LinusTerkini.com– Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Wanita Tani Indonesia HKTI duduk bersama dalam acara diskusi tematik dengan tema “Perempuan Petani, Pilar Ketahanan Pangan dan Pembangunan Bangsa” di Kota Serang, Banten, Serang, 19 Desember 2024.

Dalam laporan Ketua Panitia Athea Sarastiani mengungkap bahwa acara ini dihadiri oleh lebih dari 167 peserta, yang terdiri pengurus pusat, daerah, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan anggota PKK, yang bersama-sama menggali aspirasi dan berdiskusi untuk memperkuat peran perempuan dalam sektor pertanian.

Ketua Umum Wanita Tani Indonesia HKTI, Dra. Anita Aryani, menegaskan pentingnya peran perempuan petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan.

“Peringatan Hari Ibu ini menjadi momen refleksi sekaligus aksi nyata untuk mendukung perempuan petani yang sering kali menghadapi tantangan berat. Sinergi antara pusat, daerah, dan komunitas lokal sangat penting untuk memastikan peran strategis perempuan terus diperkuat,” ujar Anita Aryani.

Pihknya mendorong program-program yang dilakukan Wanita Tani disuluruh tingkatan, mulai dari kelompok wanita tani di desa hingga pusat sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya mewujudkan ketahanan Pangan Nasional.

“Wanita tani pada periode tahun ini 2022-2027 menfokuskan program pada difersifikasi pangan, terkait dengan program pemerintah, kita akan saling support termasuk difersifikasi pangan yang tidak hanya beras, tapi segala macam bahan diantaranya, sorgum, sagu dan lain sebagainya,” paparnya.

Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Dampingi Tim Ditlantas Polda Sulsel Monev Kampung Tertib Lalulintas

Kemudian Wanita tani akan mendukung untuk pemanfaatan lahan tidur, pekerangan rumah untuk membangun pangan mandiri setiap keluarga.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Wanita Tani Indonesia HKTI Farahdibha Tenrilemba, menyoroti pentingnya mendengar langsung aspirasi dari perempuan petani. “Kami percaya bahwa pemberdayaan dimulai dari mendengar. Aspirasi yang disampaikan oleh peserta hari ini akan menjadi rekomendasi penting untuk meningkatkan akses dan dukungan bagi perempuan petani di berbagai daerah,” ungkapnya.

Kemudian, Ketua DPD Wanita Tani Provinsi Banten, Dra. Encop Sopia, S.Ag, MA yang turut menjadi tuan rumah acara ini, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara DPP dan DPD.

“Acara ini adalah bukti nyata bahwa bersama, kita dapat memperkuat komunitas perempuan petani di Banten dan sekitarnya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut untuk mempererat kebersamaan dan menghasilkan solusi konkrit,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Banten,akan terus mendukung inisiatif Wanita Tani Indonesia HKTI. menurutnya, Perempuan petani memiliki kontribusi strategis dalam ketahanan pangan, terutama di Provinsi Banten. Dengan kegiatan seperti ini, maka dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas perempuan untuk memberdayakan lahan pertanian yang ada.

Baca Juga:  Jelang Ops Patuh 2026, Polantas Bone Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan MoU pemanfaatan lahan tidur antara Wanita Tani Indonesia HKTI dan beberapa mitra strategis. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perempuan petani untuk mengoptimalkan lahan-lahan yang tidak produktif menjadi sumber pangan berkelanjutan. MoU ini juga dinilai sebagai langkah inovatif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan perempuan petani.

Selain diskusi dan sesi aspirasi, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antaranggota, khususnya dengan hadirnya tokoh-tokoh penting dan komunitas perempuan lokal seperti PKK dan KWT, Anggota DPR RI. Dengan berbagai ide dan rekomendasi yang terkumpul, Wanita Tani Indonesia HKTI berharap dapat mendorong kebijakan yang lebih mendukung pemberdayaan perempuan petani di seluruh Indonesia.

Momentum Hari Ibu ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga pengakuan atas peran strategis perempuan dalam sektor pertanian. Wanita Tani Indonesia HKTI akan terus menjadi wadah yang memperjuangkan akses, kesempatan, dan kolaborasi bagi perempuan petani agar kontribusi mereka terhadap ketahanan pangan semakin diakui dan dihargai.

 

Laporan: Putra Larampeng

Berita Terkait

Meriah! KMKB Gelar Anniversary ke-2 di Pemandian TiroBulu, Kepala Desa Cempaniga Hadir Langsung
Wujud Kepedulian, Personel Polres Bone Gotong Royong Bersihkan Puing Pascakebakaran
Sat Samapta Polres Bone Dirikan Tenda Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sanrangeng
Peduli Korban Kebakaran Sanrangeng, WIZ Bersama Depsos Wahdah Islamiya Bone Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar
Ketua Umum Terpilih DPP APKLI Merah Putih dan Tim Formatur Tunjuk Mangimpal Lumbantoruan Sebagai Wasekjen Bidang Organisasi Kaderisasi
Pahlawan Revolusi Spirit APKLI MERAH PUTIH, Ketua Umum Tunjuk Sekjen, Bendum dan Ketua Harian
Peringati HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Peduli Tukang Ojek 
Sinergi Tiga Pilar, Polsek Tanete Riattang Barat Evaluasi Satkamling BTN Karmila Sakti
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:41 WITA

Meriah! KMKB Gelar Anniversary ke-2 di Pemandian TiroBulu, Kepala Desa Cempaniga Hadir Langsung

Senin, 14 September 2026 - 15:01 WITA

Wujud Kepedulian, Personel Polres Bone Gotong Royong Bersihkan Puing Pascakebakaran

Senin, 14 September 2026 - 10:06 WITA

Sat Samapta Polres Bone Dirikan Tenda Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sanrangeng

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WITA

Ketua Umum Terpilih DPP APKLI Merah Putih dan Tim Formatur Tunjuk Mangimpal Lumbantoruan Sebagai Wasekjen Bidang Organisasi Kaderisasi

Minggu, 13 September 2026 - 18:44 WITA

Pahlawan Revolusi Spirit APKLI MERAH PUTIH, Ketua Umum Tunjuk Sekjen, Bendum dan Ketua Harian

Berita Terbaru