BONE, LinusTerkini.com– Kepedulian terhadap korban kebakaran di Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, terus mengalir. Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Bone bersama Departemen Sosial dan Lingkungan (DepsosLing) Wahdah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga yang terdampak musibah, Ahad, (13/9/2026).
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 12.52 WITA. Sebanyak 13 rumah warga terdampak, dengan 10 rumah dilaporkan rata dengan tanah dan tiga rumah lainnya mengalami kerusakan. Dalam musibah tersebut juga dilaporkan satu korban jiwa.
Penyaluran bantuan dihadiri Ketua WIZ Bone Nasruddin, S.Pd., Koordinator Program WIZ Bone Riki Rinaldi, M.H., perwakilan DepsosLing Wahdah, Dinas Sosial, Sekretaris Desa Sanrangeng yang mewakili Kepala Desa, serta aparat desa setempat.
Bantuan Sesuai Kebutuhan Mendesak
Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, perlengkapan salat, air minum kemasan, beras sebanyak 10 kilogram, telur, kebutuhan dapur, perlengkapan cuci dan kebersihan, kasur lipat, bantal, serta perlengkapan makan.
Bantuan tersebut merupakan amanah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Kabupaten Bone yang dititipkan melalui WIZ Bone, kemudian disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk masyarakat terdampak bencana yang berada dalam kondisi darurat.
Mewakili Kepala Desa Sanrangeng, Sekretaris Desa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada WIZ Bone atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.
“Atas nama Pemerintah Desa Sanrangeng dan warga yang terdampak, kami mengucapkan terima kasih kepada WIZ Bone atas bantuan yang telah diberikan. Bantuan ini tentu sangat berarti dan bermanfaat bagi warga kami yang sedang menghadapi musibah,” ungkapnya.
Pesan Sabar untuk Para Korban
Ketua WIZ Bone, Nasruddin, S.Pd., menyampaikan pesan kepada para korban agar tetap sabar dan kuat menghadapi musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Musibah ini tentu sangat berat. Kami berharap keluarga korban tetap sabar dan kuat. Bantuan ini adalah amanah dari masyarakat Bone yang dititipkan melalui WIZ. Semoga dapat meringankan kebutuhan keluarga yang terdampak,” ungkap Nasruddin.
Sementara itu, Koordinator Program WIZ Bone, Riki Rinaldi, M.H., mengatakan bahwa bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar yang paling mendesak bagi para korban. Menurutnya, penyaluran tersebut merupakan bentuk nyata kepercayaan masyarakat kepada WIZ Bone dalam mengelola dan menyalurkan dana ZIS kepada penerima manfaat.
“Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat adalah amanah. Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, amanah tersebut kami upayakan hadir dalam bentuk bantuan yang benar-benar dibutuhkan,” ujar Riki.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari sinergi antara WIZ Bone, DepsosLing Wahdah, Dinas Sosial, dan pemerintah desa dalam merespons kondisi warga yang terdampak bencana sosial.
WIZ Bone mengajak masyarakat, donatur, komunitas, dan berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap amanah yang dititipkan masyarakat diharapkan terus hadir menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan, terutama bagi saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Laporan: Red













