MAKASSAR, LinusTerkini.com— Komitmen menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK) kembali ditunjukkan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melalui kunjungan Tim Penilai Internal Zona Integritas (TPI ZI) di Markas Komando Satuan (Makosat) Brimob, Rabu (6 Mei 2026).
Kegiatan yang berlangsung di Makosat Brimob, Jalan KS Tubun, Kecamatan Mariso ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan kepolisian, khususnya di Satuan Brimob Polda Sulsel.
Tim penilai yang dipimpin oleh KBP Kus Sri Wahyuni, S.I.K., M.Si disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel, KBP Muhammad Ridwan, S.I.K., M.H bersama jajaran pejabat utama dan personel Sat Brimobda Sulsel.
Kehadiran tim disambut penuh semangat melalui yel-yel Zona Integritas yang menggema di Lapangan Apel, mencerminkan kesiapan dan optimisme seluruh personel.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan, doa bersama, hingga penayangan video singkat yang menampilkan berbagai aktivitas dan inovasi Zona Integritas yang telah dijalankan oleh Sat Brimob Polda Sulsel.
Suasana kemudian berlanjut ke sesi arahan dari pimpinan.
Dalam sambutannya, KBP Muhammad Ridwan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim penilai sekaligus memaparkan profil dan capaian satuannya.
Ia menjelaskan bahwa Sat Brimob Polda Sulsel memiliki wilayah kerja luas yang terbagi dalam beberapa batalyon, mencakup berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Lebih dari itu, ia menegaskan bahwa Brimob tidak hanya berfokus pada tugas utama penanganan kejahatan berintensitas tinggi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Kami selalu siap turun melakukan back up dalam situasi darurat, termasuk penanganan bahan peledak. Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan sosial seperti bedah rumah yang telah kami lakukan di Kabupaten Bone, serta pembangunan jembatan di beberapa wilayah Sulsel,” tuturnya.
Ia bahkan menyebut, Sat Brimob Polda Sulsel menjadi pelopor dalam pembangunan jembatan di Indonesia pasca instruksi Presiden, dengan konstruksi mencapai panjang 90 meter dan lebar 1,5 meter—sebuah kontribusi nyata bagi akses masyarakat di daerah.
Sementara itu, Ketua Tim TPI ZI, KBP Kus Sri Wahyuni, memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan capaian yang telah ditunjukkan Sat Brimob Polda Sulsel.
“Kami melihat hal luar biasa di sini, khususnya dalam pembangunan jembatan yang menjadi pelopor. Kehadiran kami tidak hanya menilai, tetapi juga mendampingi dan memotivasi agar satuan kerja yang layak bisa kami dorong hingga tahap penilaian di Mabes Polri,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari proses pembangunan Zona Integritas tahap kedua di Sat Brimob Polda Sulsel.
Oleh karena itu, tim berharap seluruh kekurangan dapat segera dilengkapi agar target predikat ZI dapat tercapai.
Selain melakukan evaluasi dokumen, tim juga berencana menggali berbagai inovasi pelayanan yang dilakukan oleh Sat Brimob, terutama yang berkaitan dengan tugas utama dalam penanganan kejahatan berintensitas tinggi.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemeriksaan dokumen pendukung Zona Integritas yang berlangsung hingga sore hari. Tim penilai meninggalkan lokasi pada pukul 18.47 WITA setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.
Melalui kegiatan ini, Sat Brimob Polda Sulsel kembali menegaskan komitmennya dalam membangun institusi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Semangat yang ditunjukkan seluruh personel diharapkan menjadi modal kuat untuk meraih predikat Zona Integritas, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Laporan: Tim/Redaksi













