BONE, LinusTerkini.com—kebakaran kembali melanda rumah permanen di Lingkungan pao-pao mangga dua Lapecce, Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terbakar pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.36 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Gerak cepat Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 10.36 WITA. Personel Regu 3 UPT Damkar Wilayah Tanete Riattang kemudian bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil Penyiram Emergency Centre dan dua unit mobil penyiram dari Mako.
Tim Pemadam Kebakaran juga mendapat dukungan dari tim PSC, personel Satpol PP, hingga masyarakat serta Babinsa kelurahan panyula.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.12 WITA. Setelah memastikan kondisi di lokasi aman dan terkendali, personel Damkar meninggalkan lokasi pada pukul 11.25 WITA.ujar babinkamtibmas A.rusman
Pemilik rumah yang di data terbakar diketahui milik Suardi Masse (65). Sejumlah anggota keluarga yang tercatat sebagai penghuni atau korban terdampak, yakni Andi Hamka (44), Eva Suardi (40), Isyana, Yudistira, Indri, dan Atifa.
Penyebabnya di duga korseling listrik
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai Rp250 juta. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Di musim kemarau ini warga Panyula agar selalu berhati-hati dan teliti sebelum meninggalkan rumah,”
Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan sejumlah sumber yang berpotensi memicu kebakaran telah benar-benar aman, antara lain:
– Listrik: mencabut colokan yang tidak diperlukan serta mematikan televisi, magic com, setrika, dan peralatan listrik lainnya.
– Kompor dan gas: memastikan kompor dalam keadaan mati serta menutup tabung gas dengan benar.
– Lilin dan rokok: tidak meninggalkan lilin dalam keadaan menyala dan membuang puntung rokok di tempat yang aman.
– Barang mudah terbakar: menjauhkan kertas, kain, bensin, dan bahan mudah terbakar lain lain.
Laporan: Def Cuneng













