JAKARTA TIMUR, LinusTerkini.com- Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih Sulawesi Selatan menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan program-program unggulan hasil Musyawarah Nasional ke-VI APKLI.
Hal tersebut ditegaskan Ketua DPW APKLI Merah Putih Sulsel, *Iwan Hammer*, usai mengikuti rangkaian Munas yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada 25-27 Agustus 2026.
“Sebagai kepanjangan tangan organisasi di wilayah, kami harus terus bersinergi dan mendukung program organisasi hasil Munas hari ini,” ujar Iwan Hammer saat dikonfirmasi awak media, Kamis malam 27 Agustus 2026.
Menurutnya, hasil keputusan Munas VI menjadi pedoman utama bagi seluruh DPW untuk bergerak cepat dalam memberdayakan pedagang kaki lima di daerah masing-masing. APKLI Sulsel akan segera berbenah dan menyesuaikan program kerja agar sejalan dengan arah kebijakan nasional organisasi.
*Munas VI Dihadiri 25 DPW Se-Indonesia*
Munas APKLI Merah Putih ke-VI kali ini diikuti oleh 25 DPW dari 38 DPW APKLI se-Indonesia.
Beberapa DPW yang hadir antara lain: APKLI DKI Jakarta, APKLI Jawa Timur, APKLI Jawa Tengah, APKLI Jawa Barat, APKLI Bangka Belitung, APKLI Kepri-Batam, APKLI Maluku, APKLI Bali, *APKLI Sulsel*, APKLI Sulbar, APKLI Sulteng, APKLI Kalbar, APKLI Kaltara, APKLI Kalteng, APKLI Kaltim, APKLI Bengkulu, APKLI Jambi, APKLI Aceh Nanggroe Darussalam, APKLI Sumatra Utara, dan APKLI Sumatra Barat.
Agenda Munas VI di Asrama Haji Pondok Gede ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk merumuskan strategi penguatan organisasi serta program unggulan yang berpihak langsung kepada pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.
Dengan semangat hasil Munas, DPW APKLI Merah Putih Sulsel di bawah kepemimpinan Iwan Hammer menargetkan implementasi program dapat segera berjalan di wilayah Sulawesi Selatan dalam waktu dekat.
Laporan: IH













