Ekspor Periode Januari-Juni 2021 Capai USD 614 Juta, Tekad Plt Gubernur Geliatkan Ekspor Hasil Pertanian

- Editor

Minggu, 15 Agustus 2021 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com- PEMPROV SULSEL – Tingginya ekspor menjadi salah satu yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Berdasarkan Berita Resmi Statistik yang dirilis BPS Sulsel pada 5 Agustus 2021, mencatat ekonomi Sulsel pada Triwulan II tahun 2021 tumbuh dengan angka 7,66 persen (y-on-y).

Total nilai ekspor Sulsel selama semester satu atau periode Bulan Januari hingga Juni tahun 2021, sebesar USD 614 juta. Dibandingkan tahun 2020 pada semester satu, maka nilai ekspor semester satu tahun 2021 naik 13,28 persen. Untuk Januari-Juni 2020, total ekspor senilai USD 542,03 juta.

Sementara itu, nilai ekspor Bulan Juni 2021 mencapai USD 101,85 Juta, turun 4,81 persen dari Bulan Mei 2021 yang sebesar USD 106,99 juta (M-to-M). Namun jika dibandingkan dengan Juni 2020 senilai USD 93,15 Juta atau naik 9,34 persen (Y-on-Y).

Nilai impor Sulsel pada semester satu tahun 2021 sebesar USD 330,58 juta, turun sebesar -20,51 persen dari semester satu tahun 2020. Semester satu tahun 2020, total impor sebanyak USD 415,90 juta. Nilai impor Provinsi Sulsel pada Juni 2021 sebesar USD 58,56 Juta, mengalami penurunan sebesar 1,34 persen dibandingkan dengan impor Mei 2021 sebesar USD 59,36 Juta (M-to-M).

Baca Juga:  Hardiknas 2022 Tingkat Sulsel: Andi Sudirman: Kita Tidak Krisis Orang Pintar dan Cerdas, tapi Kita Butuh Moral dan Karakter Kepemimpinan

Penurunan juga terjadi jika dibandingkan pada Bulan juni 2020 sebesar USD 60,36 juta atau mengalami penurunan 2,98 persen dari nilai Juni 2021 (Y-on-Y).

Kepala BPS Sulsel, Suntono, mengatakan, selama Triwulan II Tahun 2021 atau periode Bulan April hingga Juni, terjadi peningkatan aktivitas bongkar muat barang dalam negeri di Pelabuhan Makassar. Sebagian besar ekspor di Bulan Juni 2021 ditujukan ke negara Jepang, Tiongkok, Taiwan, Malaysia, dan Australia.

Sementara, lima kelompok komoditas utama yang diekspor Provinsi Sulsel pada Juni 2021 adalah Nikel (61,86 persen), Biji-Bijian Berminyak (10,07 persen), Garam, Belerang, dan Kapur (8,04 persen), Besi dan Baja (7,31 persen), serta Lak, Getah dan Damar (3,11 persen).

Neraca Perdagangan Sulsel pada Juni 2021, nilai kondisi ekspor USD 101,85 juta sedangkan impor sebesar USD 58,56 juta, sehingga mengalami surplus sebesar USD 43,29 Juta.

Menurut Suntono, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II Tahun 2021 tumbuh sebesar 7,66 persen (y-on-y) menjadi pencapaian yang baik bagi Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman. Mengingat, sejak pandemi Covid-19, perekonomian Sulsel sempat mengalami kontraksi.

Baca Juga:  LSI: Pemilih Jatim yang Puas dengan Kinerja Jokowi Lebih Banyak Dukung Prabowo-Gibran

Terpisah, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, merasa bersyukur atas pencapian ekspor yang kian meningkat. Khususnya pada komoditi hasil pertanian. Hal ini sangat dimungkinkan, mengingat Sulsel kaya akan hasil pertanian.

Menurutnya, ekspor pertanian memberikan dampak positif bagi para petani. Salah satunya dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Alhamdulillah, pertanian ini peningkatannya luar biasa, dari tahun ke tahun. Jika melihat catatan-catatan kami, ekspor pertanian ini sudah hampir menghampiri ekspor di bidang pertambangan dari 2020 ke 2021,” ungkapnya.

Terbaru, pada 14 Agustus 2021, Sulsel kembali melakukan ekspor dalam kegiatan Ekspor Merdeka yang dilepas oleh Presiden Jokowi. Sulsel melepas ekspor komoditi unggulan pertanian senilai Rp 98 miliar ke enam negara.

“Kami optimistis, komoditas pertanian ini sebentar lagi akan menyalip pertambangan dan bisa menjadi komoditi ekspor terbesar di Sulsel. Kita akan menggeliatkan ekspor pertanian, seperti rempah-rempah dan lainnya,” kata Sudirman Sulaiman.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Wabup Bone AAP, Pimpin Rakor Karhutla, 121 Kasus Kebakaran Lahan Tercatat hingga Oktober
Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca
Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta
Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul
Buka Bimtek DPRD Bone, BupAAS Tekankan Satu Komitmen: Aspirasi Rakyat Harus Dikawal
Wabup Bone AAP, Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:10 WITA

Wabup Bone AAP, Pimpin Rakor Karhutla, 121 Kasus Kebakaran Lahan Tercatat hingga Oktober

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WITA

Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul

Berita Terbaru