Wabup Bone AAP, Luncurkan Aplikasi Sipakatau, Tegaskan Data Tunggal Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

- Editor

Senin, 29 Juni 2026 - 12:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BONE, LinusTerkini.com– Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., secara resmi membuka sosialisasi sekaligus melaunching Aplikasi Sipakatau di Gedung PKK Kabupaten Bone, Senin (29/6/2026).

 

Peluncuran aplikasi tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat modernisasi tata kelola kesejahteraan sosial melalui penyediaan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

 

Kegiatan itu dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta 372 enumerator desa dan kelurahan yang akan menjadi ujung tombak pendataan masyarakat.

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmi, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Aplikasi Sipakatau dirancang untuk mendukung pelaksanaan program jaminan kesehatan masyarakat sekaligus mengintegrasikan data kependudukan, bantuan sosial, dan berbagai informasi kesejahteraan sosial lainnya.

 

“Aplikasi Sipakatau hadir sebagai bentuk modernisasi pelayanan kesejahteraan sosial. Data yang akurat akan menjadi dasar dalam menentukan sasaran program sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Jemmi.

 

Ia menambahkan, pengembangan aplikasi tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia serta mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bone Maberre’ (Mandiri, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan).

Baca Juga:  Sukses Manfaatkan Aplikasi Digital untuk Pelayanan Publik, Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Top Digital Award 2021

 

Menurutnya, sebanyak 372 enumerator dari seluruh desa dan kelurahan melakukan pemutakhiran data di lapangan.

 

“Kami berterima kasih kepada seluruh enumerator yang bekerja secara profesional. sekitar 7.000 data yang diverifikasi dan diperbarui sehingga Kabupaten Bone memiliki basis data kesejahteraan sosial yang semakin valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa data kemiskinan yang akurat harus menjadi pijakan seluruh OPD dalam menyusun program pembangunan, sehingga setiap intervensi pemerintah benar-benar tepat sasaran.

 

“Zalim rasanya jika masih ada masyarakat kita yang hidup dalam kemiskinan ekstrem sementara pemerintah tidak memiliki data yang akurat. Karena itu, seluruh OPD harus menjadikan data ini sebagai acuan dalam menyusun setiap program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Andi Akmal Pasluddin.

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran yang digelontorkan, tetapi harus terlihat dari penurunan angka kemiskinan secara nyata dari tahun ke tahun.

 

“Selama ini anggaran yang turun sangat besar, tetapi hasilnya harus bisa diukur secara kuantitatif. Kalau angka kemiskinan bisa turun dari sembilan persen menjadi delapan persen, itulah bukti bahwa program pemerintah berjalan efektif,” ujarnya.

Baca Juga:  352 Tahun Sulsel, Plt Gubernur: Sulsel Secara Perlahan dan Pasti Menuju Lebih Baik

 

Ia juga mengungkapkan bahwa data yang dihimpun melalui Aplikasi Sipakatau akan menjadi dasar kerja sama lintas sektor, termasuk dengan BPJS Ketenagakerjaan, untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan sektor informal.

 

Selain perlindungan sosial, Pemerintah Kabupaten Bone juga terus berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh akses pendidikan dan kesehatan yang layak.

 

“Tidak boleh ada lagi anak-anak kita yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi. Pemerintah hadir melalui berbagai program pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat yang seluruh pembiayaannya ditanggung negara. Begitu pula layanan kesehatan, semuanya harus berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

 

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar selalu menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat.

 

“Jangan pernah merasa sombong karena jabatan. Kita ini adalah abdi negara dan pelayan masyarakat. Jabatan bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tandasnya.

 

Laporan: IC

Berita Terkait

Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja
Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba
Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional, Wakil Bupati Bone Hadiri Bimtek ASWAKADA di Batam
BONE Perkuat Layanan Kesehatan, Wabup Andi Akmal Audiensi dengan Kemenkes RI
Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan
Wabup Bone Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen, Pastikan Kesiapan MPLS dan Fasilitas Siswa
Tingkat X PMR Madya-Wira se-Sulsel, Tekankan Pentingnya Jiwa Kemanusiaan Generasi Muda
Wabup Bone AAP, Hadiri Konser Pamit Bone Choir, Beri Dukungan Menuju Bali International Choir Festival 2026
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:19 WITA

Wakil Bupati Bone Temui Menteri Ketenagakerjaan RI, Bahas Penguatan Program Ketenagakerjaan dan Peluang Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WITA

Di Tengah Apel Korve, Bupati Bone Instruksikan Tes Urine Acak Demi Wujudkan Bone Bersih Narkoba

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:36 WITA

Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional, Wakil Bupati Bone Hadiri Bimtek ASWAKADA di Batam

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:35 WITA

BONE Perkuat Layanan Kesehatan, Wabup Andi Akmal Audiensi dengan Kemenkes RI

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:19 WITA

Wabup Bone Buka Asistensi Dana BOSP, Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendidikan

Berita Terbaru