Diduga pengerjaan Jalan Tani di Desa Kajuara, Awangpone, Diduga Menyalahi Aturan : Tidak transparan dan asal-asalan

- Editor

Kamis, 5 September 2024 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONE,LinusTerkini.com-Proyek pengerjaan jalan tani di Desa Kajuara, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, diduga menyalahi aturan.

Beberapa pelanggaran ditemukan dalam proses pembangunan tersebut, memicu kekhawatiran dan reaksi di kalangan warga setempat.

Menurut sumber lapangan, pelanggaran yang paling mencolok adalah tidak adanya papan proyek yang seharusnya dipasang untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai detail proyek tersebut.

Ini menimbulkan dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek tidak transparan dan berpotensi melanggar peraturan yang ada.

Baca Juga:  Budisatrio Djiwandono: Loyalitas Pak Prabowo Jadi Contoh Bagi Pendukungnya

Selain itu, pengerjaan pondasi jalan juga menjadi sorotan. Pekerjaan pondasi dilakukan tanpa adanya galian yang memadai, yang dapat berakibat pada ketidakstabilan jalan dalam jangka panjang, sehingga dikhawatirkan tidak akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pelanggaran lainnya adalah dugaan penggunaan semen berkualitas rendah. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa hasil akhir dari proyek ini tidak akan memenuhi standar yang diharapkan.

Penggunaan material berkualitas rendah pada proyek infrastruktur bisa berdampak serius pada kualitas dan umur panjang jalan tersebut.

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Terima Masukan 4 Organisasi Pers, AJI: Tahun Ini Tidak Ada Laporan Kekerasan Jurnalis

Ketika dikonfirmasi oleh awak media ini (04/09/2024). PLT. Kepala Desa Kajuara Kec. Awangpone mengakui adanya ketidaktahuan secara teknis pengerjaan proyek jalan tani ini. “Kami menyadari bahwa ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dalam proyek ini. Kami akan melakukan evaluasi ulang terhadap pengerjaan ini dan memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

 

Laporan: Hasjant H./Sukri

Berita Terkait

Wabup Bone AAP, Pimpin Rakor Karhutla, 121 Kasus Kebakaran Lahan Tercatat hingga Oktober
Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca
Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta
Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Wabup Bone AAP, Kunjungi BIB Lembang, Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Unggul
Buka Bimtek DPRD Bone, BupAAS Tekankan Satu Komitmen: Aspirasi Rakyat Harus Dikawal
Wabup Bone AAP, Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan bagi UMKM
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:10 WITA

Wabup Bone AAP, Pimpin Rakor Karhutla, 121 Kasus Kebakaran Lahan Tercatat hingga Oktober

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:18 WITA

Wabup Bone Tutup Festival Literasi 2026, Dorong Desa Perkuat Budaya Membaca

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:41 WITA

Wabup Bone Hadiri Penyaluran Zakat BAZNAS, Total Bantuan Januari-Oktober Capai Rp302,6 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:35 WITA

Wakil Bupati Bone Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026,Tekankan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Buka Rakor Monev 2026, Wabup Bone AAP, Dorong Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Berita Terbaru