Jelang Ramadan, Plt Gubernur Sulsel Izinkan Salat Tarawih di Masjid, Ini Syaratnya

- Editor

Jumat, 2 April 2021 - 09:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, LinusTerkini.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelang Bulan Suci Ramadan pada April 2021 mendatang. Salah satunya membahas untuk pelaksanaan salat tarawih berjamaah di masjid.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, untuk salat tarawih dan Idul Fitri nantinya sudah bisa dilakukan berjamaah di masjid. Apalagi, salat lima waktu di masjid juga sudah dibolehkan.

“Sekarang kan kita sudah mulai beradaptasi kebiasaan baru, memperbolehkan aktivitas namun tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa, 30 Maret 2021.

Ia pun mengingatkan agar para pengurus masjid bisa memperketat protokol kesehatan sebelum dibuka untuk salat berjamaah. “Harus perketat protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, jaga jarak, serta mengurangi kapasitas (jemaah) maksimal 50 persen dari kapasitas biasanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Erick Thohir Ungkap Prabowo Menteri Pertama yang Ucapkan Selamat atas Emas Timnas

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah dan menekan penularan Covid-19. Plt Gubernur Sulsel pun telah menginstruksikan untuk memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi tokoh agama, seperti Ustad, Imam Masjid, pengisi ceramah, marbot, juga guru mengaji. Mengingat, mereka akan banyak berinteraksi kepada orang banyak di Bulan Ramadan.

“Vaksinasi diharapkan juga bisa diberikan kepada tokoh agama lainnya seperti pendeta,” ujarnya.

Andi Sudirman menyampaikan, dalam menekan penyebaran virus corona, Pemprov Sulsel menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Penerapan itu berdasarkan Instruksi Mendagri No 5/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  KETUA DPW PWDPI SULSEL Tindak Tegas Anggotanya Yang Terbukti Mengkonsumsi Obat Obat Terlarang Dengan Mencabut SK Kepengurusnnya

Dimana, pengawasannya sampai ke lingkungan terbawah tingkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19. Olehnya itu, pemerintah kabupaten/kota diminta untuk mengidentifikasi wilayah tingkat kelurahan/desa untuk pencegahan penularan virus corona. Posko-posko pemantauan diharapkan bisa dioptimalkan di tingkat RT/RW.

“PPKM berbasis mikro ini dilakukan pada tingkatan satuan terkecil seperti RT atau RW yang terjadi kasus peningkatan Covid-19 di wilayah itu saja. Sehingga, wilayah RT/RW lainnya tidak perlu dibatasi kegiatan masyarakatnya,” jelasnya.

Laporan : Ambos

Berita Terkait

Wabup Bone Buka Khitanan Massal Baznas dan TP PKK, Dorong Program Kemanusiaan Berkelanjutan
Sejak Merdeka Belum Tersentuh Aspal, Kini Warga Desa Selli Nikmati Jalan Mulus di Era Beramal
Bupati Bone Salurkan Bantuan untuk Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem
Kerja Nyata (Beramal)Orang Nomor Satu di Kabupaten Bone,,Ini Meresmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kini Warga Tidak Perlu Jauh Ke Luar Daerah
Bupati Bone Optimistis UNCAPI Cetak Lulusan Berdaya Saing Lewat Akreditasi Berkualitas
Tanpa Sekat, Bupati Bone Makan Bakso Bersama Tukang Parkir
Kemendagri Apresiasi Keseriusan Wabup Bone Ajukan Bantuan Mobil Damkar Dan Bantuan APD
Banjir Surut, Bantuan Kembali Mengalir: 2.000 Paket Sembako Tiba di Panyula
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:21 WITA

Wabup Bone Buka Khitanan Massal Baznas dan TP PKK, Dorong Program Kemanusiaan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:37 WITA

Sejak Merdeka Belum Tersentuh Aspal, Kini Warga Desa Selli Nikmati Jalan Mulus di Era Beramal

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:36 WITA

Bupati Bone Salurkan Bantuan untuk Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:16 WITA

Kerja Nyata (Beramal)Orang Nomor Satu di Kabupaten Bone,,Ini Meresmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Kini Warga Tidak Perlu Jauh Ke Luar Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 18:39 WITA

Bupati Bone Optimistis UNCAPI Cetak Lulusan Berdaya Saing Lewat Akreditasi Berkualitas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Bone Salurkan Bantuan untuk Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrem

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:36 WITA