Polisi Temukan Ratusan Anak Panah, Senapan Angin dan Bom Melotov, AKBP Kadarislam Akan Tindak Tegas Pelaku Tawuran

- Editor

Sabtu, 20 November 2021 - 00:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com – Polres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam Kasim SI.K menggelar release sitaan dan temuan puluhan busur dan ketapel di area perang kelompok di jalan Barukang kecamatan Ujung Tanah kota Makassar.

 

“Bukan hanya busur dan ketapel, petugas juga menyita Bom Molotov, Senapan angin, parang dan petasan, barang berbahaya itu merupakan hasil sitaan personil Raimas Satsamapta Polres Pelabuhan Makassar dari aksi tawuran selama beberapa bulan terakhir,” Sebut Kasubsipidm Sihumas IPDA Burhanuddin Karim, Jumat (18/11/2021).

 

Saat release, Kapolres AKBP Muhammad Kadarislam Kasim menerangkan, Puluhan busur dan ketapel diamankan setelah personil Polres Pelabuhan Makassar melakukan pembubaran dan penyisiran pasca terjadinya tawuran diwilayah tersebut dan ditemukan 590 busur dan 31 ketapel, 1 pucuk senapan angin, 2 Bom Molotov, 4 Parang dan 7 petasan, terangnya.

Baca Juga:  Diduga Tidak Sesuai Pedoman umum APH Diminta Selidiki Bantuan Alsintan Yang Disalurkan AAP

 

“Selain mengamankan ratusan barang bukti, polisi juga mengamankan pelaku aksi tawuran. “Dari hasil penangkapan, ada tiga pelaku yang kita amankan tapi kategori di bawah umur,” ujarnya.

“Kami dari Polri sudah berulang kali lakukan pertemuan dengan toga, tomas serta sosialisasi dan himbauan door to door pada masyarakat namun tidak ada perubahan sampai dengan sekarang. Untuk itu tidak akan lagi melakukan tindakan persuasif, tapi kita akan lakukan tindakan tegas para pelaku  tawuran,” Ucap AKBP Kadarislam

 

Baca Juga:  Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH

Kapolres juga menegaskan petugas akan mengamankan siapa saja yang ikut tawuran. Termasuk yang hanya sekadar menonton. Karena rata-rata pelaku tawuran ini beraksi dan semangat ingin tampil eksis karena banyaknya yang nonton,” jelasnya.

“Peristiwa ini sudah banyak menimbulkan korban luka. Terakhir ada warga terkena anak panah oleh kelompok pelaku tawuran.”Alhamdulillah, kita dari rumah Sakit Unhas menjenguk korban tawuran,” kata Kapolres AKBP Kadarislam

 

“Insya Allah ke depan, akan lebih meningkatkan berpatroli bersama aparat TNI guna mencegah aksi tawuran susulan terjadi.Dan personil Polri dan TNI dari kodim Makassar mendirikan pos pengamanan disekitar tempat sering terjadinya aksi tawuran,” jelas Kapolres Pelabuhan Makassar.

 

Laporan: Rustan

Berita Terkait

Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal
Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam
Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi
Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 
Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Dianggap T4ik
PPWI Laporkan Teddy Kurniawan, Beno Adi Nugraha Junanto, dan Rivan Putera Yuwono ke Bareskrim Polri atas Dugaan Pemerasan dan Penipuan
Antrian Panjang SPBU Labombo, dan Siapa Oknum di Balik Penyalah Guna BBM Bersubsidi
Polres Bone Ungkap 60 Gram Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Warga Sidrap
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:26 WITA

Warga Kahu Diamankan Polisi Kemudian di Lepas kembali ,Diduga Terlibat Penjualan Rokok Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 17:04 WITA

Penyalahguna BBM bersubsidi di libureng diduga di back Up orang Polda, Polres Bone masih Bungkam

Kamis, 3 September 2026 - 18:02 WITA

Perkara Laka Lantas yang Melibatkan Anak, Satlantas Polres Bone Selesaikan Dengan Diversi

Kamis, 3 September 2026 - 17:54 WITA

Lamellong Tantang Kasat Reskrim Yang Baru Tuntaskan Kasus Proyek Bola Soba 

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:18 WITA

Korban Pencurian Tetap Diproses melalui Rekayasa Hukum, Suara DPR RI Dianggap T4ik

Berita Terbaru