BONE,LinusTerkini.com– Setelah beberapa hari lalu diterpa banjir yang cukup besar, masyarakat Kelurahan Panyula kembali mendapat perhatian dan bantuan.
Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan kepada warga dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Lurah Panyula, Sabtu (6/6/2026) pukul 15.00 WITA.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Andi Asman Sulaiman, didampingi Andi Nurdin Halid serta anggota DPRD Kabupaten Bone Rismono Sarlim.
Kedatangan rombongan disambut hangat warga. Jika beberapa hari lalu yang datang ke Panyula adalah banjir, kali ini yang datang adalah “gelombang bantuan” yang membawa harapan bagi masyarakat terdampak.
Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan bahwa banjir yang melanda Panyula beberapa waktu lalu merupakan peristiwa yang cukup besar sehingga membutuhkan perhatian bersama.
“Selain faktor curah hujan yang tinggi, sebagian penyebab banjir juga dipengaruhi oleh sampah yang dibuang sembarangan. Karena itu saya mengimbau masyarakat agar menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya. Kalau masih ada yang buang sampah sembarangan, kita ‘bombe’ sambil bercanda,” ujarnya yang langsung disambut tawa warga.
Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone telah melakukan pengerukan sungai sepanjang kurang lebih 4 kilometer sebagai upaya meningkatkan kapasitas tampungan air saat musim hujan.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan jembatan di kawasan tersebut guna menunjang keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPR RI Andi Nurdin Halid menjelaskan bahwa bantuan yang disiapkan untuk masyarakat Bone mencapai 10.000 paket sembako, dengan 2.000 paket khusus dialokasikan untuk warga Panyula.
“Hari ini kami salurkan 2.000 paket, besok akan datang lagi 1.000 paket. Selebihnya kami serahkan kepada Bapak Bupati Bone dan Saudara Rismono Sarlim untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan semata-mata dinilai dari besar kecilnya nilai yang diberikan, melainkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Panyula adalah salah satu daerah yang memberikan dukungan besar kepada kami pada pemilihan lalu.
Begitu juga kepada Ananda Rismono. Karena itu kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir.
Ada musibah ataupun tidak ada musibah, kami tetap ada di sini karena saya asli orang Bone,” ungkapnya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Andi Habibie, Babinsa Kelurahan Panyula Darwis, lurah setempat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Bagi warga Panyula, sore itu menjadi pemandangan yang berbeda. Jika banjir sebelumnya datang membawa genangan, kali ini kendaraan-kendaraan yang masuk ke kantor lurah membawa “banjir sembako” yang diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat pasca-musibah.
Bahkan, warga berseloroh, “Untung kali ini yang meluap bukan sungainya, tapi bantuan untuk masyarakat.”
Laporan: Def Cuneng













