Usut Tuntas Penusukan Syeikh Ali Jabber

- Editor

Selasa, 15 September 2020 - 06:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Linusnews.com– Sekjend Partai Bulan Bintang (PBB) Afriansyah Noor meminta pihak kepolisian menindak tegas dan mengusut tuntas pelaku maupun motif penyerangan pendakwah Syeikh Ali Jabber.

Syeikh Ali Jaber ditikam seorang pria tidak dikenal saat dakwah di Masjid Falahudin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung pada Minggu (13/9/2020) sore. Akibat kejadian tersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan.

“PBB mengutuk keras atas kejadian penusukan tersebut. Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber, “kata Afriansyah Noor.

Baca Juga:  Konferensi Pers Penetapan Tersangka AA Pada Kasus Cabul di Puskesmas Kahu.

Afriansyah mengatakan, kekerasan yang menimpa Syaikh Ali Jabber maupun para Ulama beberapa waktu lampau harus menjadi perhatian khusus bagi aparat penegak hukum.

“Motif para pelaku harus dibuka secara transparan dan jangan ada yang ditutup-tutupi karena sudah sangat meresahkan masyarakat, umat Islam pada khususnya karena sudah terjadi berulang kali, “jelas Afriansyah.

Afriansyah meminta, keamanan dan keselamatan para Ulama harus menjadi fokus aparat penegak hukum, mengingat kemuliaan para Ulama sebagai pewaris ajaran Nabi.

Baca Juga:  Siap-Siap, November Rekruitmen PPPK Provinsi Sulsel

“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. At-Tirmidzi)

“Semoga Allah SWT melindungi para ulama dan bangsa Indonesia dari segala kejahatan dan kemungkaran, “pinta Afriansyah.(Rahmat Hidayat)

Laporan : Ambos Linus

Editor : Dewi

Berita Terkait

Lamellong Desak Kejaksaan Periksa Perusahaan Proyek Cetak Sawah Milyaran Rupiah 2025 
Diduga Kongkalikong Kasus Proyek Bola Soba Mandek Di Polres Bone 
Lamellong Desak Kejaksaan Negeri Bone Usut Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah 2025 Puluhan Miliar 
Kejaksaan Negeri Bone Didesak Usut Tuntas Kasus Proyek Cetak Sawah 2025
Kasus Proyek Bola Soba Mandek Lamellong Minta Kasat Reskrim Polres Bone Dicopot 
Respon Info Peredaran Narkoba di Cenrana, Kasat Resnarkoba Polres Bone Turun Langsung Selidiki Lapangan
Soal Kasus Bola Soba Lamellong Minta Propam Polda Periksa Kasat Reskrim Polres Bone 
Sakit Hati, Suami di Bone Tikam Pria Diduga Selingkuhan Istri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:06 WITA

Lamellong Desak Kejaksaan Periksa Perusahaan Proyek Cetak Sawah Milyaran Rupiah 2025 

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:47 WITA

Diduga Kongkalikong Kasus Proyek Bola Soba Mandek Di Polres Bone 

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:28 WITA

Lamellong Desak Kejaksaan Negeri Bone Usut Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah 2025 Puluhan Miliar 

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:58 WITA

Kejaksaan Negeri Bone Didesak Usut Tuntas Kasus Proyek Cetak Sawah 2025

Senin, 6 Juli 2026 - 11:52 WITA

Kasus Proyek Bola Soba Mandek Lamellong Minta Kasat Reskrim Polres Bone Dicopot 

Berita Terbaru