Dekranasda Sulsel Jadi Pendamping Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Naoemi Octarina Perkenalkan Hasil Kerajinan

- Editor

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com- PEMPROV SULSEL – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan (Sulsel) turut menjadi pendamping pada Pameran Online Rumah Kriya Asri Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba, dan Likupang. Dimana, Dekranasda Sulsel menjadi pendamping khusus untuk Mandalika.

Pelaksana Tugas Ketua Dekranasda Sulsel, Naoemi Octarina, turut memperkenalkan hasil kerajinan yang diproduksi para pengrajin Sulsel, pada pameran online yang diselenggarakan Dekranas tersebut. Pada tayangan Instagram Live Kreasi Kriya yang ditayangkan melalui akun dekranas.id, Naoemi menjelaskan mengenai berbagai motif tenun.

“Untuk motif, kita punya bermacam-macam. Khusus Tenun Toraja saja, ada beberapa jenis,” kata Naoemi, pada Live Instagram ” Kreasi Kriya” yang dipandu Dina Ikhsan, Anggota Bidang Promosi dan Humas Dekranas, Jumat, 20 Agustus 2021.

Naoemi mencontohkan, motif Sarita, seperti yang dikenakan Dina Ikhsan. Jenis motifnya adalah tau-tau. Bagi Suku Toraja, motif tersebut sangat sakral, dan biasa juga disebut dengan kain doa. Adapula Sarita, dengan motif tongkonan.

Baca Juga:  *Serahkan 136 SK PNS dan CPNS Lulusan IPDN, Andi Sudirman: Jaga Integritas

“Untuk kain tenun jenis Sarita ini, harganya berkisar Rp 700 ribu,” ungkapnya.

Selain Sarita, lanjut Naoemi, ada juga tenun Paramba, Pamiring, dan Paruki. Semuanya berasal dari Toraja. Selain untuk pakaian, biasa digunakan untuk membuat kerajinan berupa dompet, tas, bahkan sepatu.

“Untuk dompet, harganya antara Rp 75 ribu hingga Rp 300 ribu. Kalau dompet, terbuat dari tenun Paramba. Banyak warna biasanya, dan tidak mempunyai warna dasar. Sedangkan tenun Pamiring ini, kainnya dipakai untuk acara adat atau acara resmi,” jelasnya.

Dalam obrolan dengan Dina Ikhsan tersebut, Naoemi juga mengungkap berbagai persoalan yang dihadapi para pengrajin selama pandemi Covid-19. Mulai dari masalah pemasaran, biaya operasional, hingga modal. Namun, ia mengakui, para pengrajin sangat terbantu dengan adanya toko online.

“Dengan adanya toko online, para pengrajin sangat antusias untuk berkreasi. Kami harap, ada bantuan dari Dekranas, untuk para pengrajin potensial,” tuturnya.

Baca Juga:  Tepati Komitmen, Gubernur Sulsel Rampungkan Gaji, THR, dan TPP bagi ASNL

Untuk menggenjot pemasaran, isteri Andi Sudirman Sulaiman ini mengungkapkan pentingnya melibatkan kaum milenial dalam memasarkan produk-produk kerajinan. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan dinas terkait, agar para pengrajin mendapatkan bantuan pendampingan, sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing.

“Ada pendampingan dari tenaga ahli desainer. Misalnya untuk produk sutera, didampingi tenaga ahli untuk menghasilkan pewarna alam dan sintesis. Ada juga pendampingan untuk pengrajin anyaman,” bebernya.

Begitupun dengan ecoprint, berbahan sutera. Dekranasda berkolaborasi dengan PKK Sulsel, untuk membuat pelatihan. Naoemi berharap, Dekranasda bisa menjadi induk dari para pengrajin. Sehingga, kerajinan yang dihasilkan berkualitas, modelnya kekinian, dan memiliki daya saing.

“Penggunaan teknologi juga sangat penting. Selain bantuan modal dan pendampingan tentunya,” kata Naoemi.

Sekedar informasi, hasil kerajinan Sulsel ini dipasarkan di beberapa toko online. Antara lain, Ladara, Tokopedia, dan pameran online Kriya Asri.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Wabup Bone Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji dari Tanah Suci, Harap Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84 Persen pada Triwulan I 2026
Wabup Bone Jadi Narasumber Bimtek Legislator PKS Sulsel, Tekankan Sinergi untuk Percepatan Pembangunan
Bupati Bone Terima Opini WTP ke-11 Berturut-Turut dari BPK RI, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Tinjau Tanjung Pallette, Wabup Bone: Ayo Datang ke Bone, Wisata Alam dan Juga Wisata Budaya
Wabup Bone Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Kebangsaan dan Perdamaian
Wakil Bupati Bone Hadiri Makassar Half Marathon 2026, Perkuat Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah
Wabup Bone Hadiri Forum Kepala Daerah Regional Sulawesi, Stabilitas dan Kolaborasi Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Daerah
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:44 WITA

Wabup Bone Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji dari Tanah Suci, Harap Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:15 WITA

Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84 Persen pada Triwulan I 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:53 WITA

Wabup Bone Jadi Narasumber Bimtek Legislator PKS Sulsel, Tekankan Sinergi untuk Percepatan Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WITA

Bupati Bone Terima Opini WTP ke-11 Berturut-Turut dari BPK RI, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:14 WITA

Tinjau Tanjung Pallette, Wabup Bone: Ayo Datang ke Bone, Wisata Alam dan Juga Wisata Budaya

Berita Terbaru