Melindungi Anak Bela Negara, Program Kedepan Komnas Perlindungan Anak

- Editor

Selasa, 13 September 2022 - 05:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELISERDANG,LinusTerkini.com- Usai sidang pleno Forum Nasional Perlindungan Anak ke 5 yang memilih dan menetapkan kembali secara aklamasi Arist Merdeka Sirait, sebagai Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) periode 2022-2027.

Dalam keterangan persnya, kepada sejumlah media di Wawa Cafee, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, Minggu (11/9/2022) sekira pukul 14:00 WIB, Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa dalam pemilihan kali ini dibantu 11 orang sebagai Dewan Komisioner yang diminta sebagai Dewan Pembina dan Dewan Pengawas dan Etik.

Acara Forum Nasional Perlindungan Anak yang ke 5 ini, dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Kemudian, masih kata Arist Merdeka Sirait dalam sidang pleno ini diputuskan bahwa Komnas Perlindungan Anak dalam semua tingkatan merupakan eksekutor dari seluruh kegiatan Perkumpulan Lembaga Perlindungan Anak Pusat, dan menegaskan kepada awak media yang hadir, membela, menjaga, dan melindungi anak dapat dikatakan sebagai bela negara.

Baca Juga:  Sidang Kasus Pembalakan Liar Oknum Anggota DPRD Soppeng Masuki Agenda Keterangan Saksi Ahli

“Kalo mau negara hancur maka hancurkanlah anak-anak, maka itu setiap membela anak dari tindak kekerasan adalah sebagai bela negara,” tegasnya.

Selanjutnya, Arist Merdeka Sirait mengharapkan kepada masyarakat, keluarga dan siapa saja agar turut peduli terhadap apa yang terjadi disekitar kita, terutama kejadian kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi terhadap anak-anak, sebab di Indonesia saat ini anak-anak belum merdeka dari tindak kekerasan serta pelecehan seksual, diskriminasi dan eksploitasi.

Baca Juga:  Prabowo Meriung Bersama Para Menteri: Hidup Itu Jangan Dibawa Rumit

Khususnya di Sumatera Utara, masih banyak terjadi pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tiri, paman, abang dan bahkan ayah kandung (insesst). Kedepannya Komnas Perlindungan Anak akan mewujudkan Desa ramah anak dan merdeka dari segala bentuk tindak kekerasan serta pelecehan.

Forum Nasional Perlindungan Anak ini juga menetapkan logo baru sebagai bentuk persamaan dan perubahan yang dilakukan, dalam konferensi Pers ini dihadiri oleh Muniruddin Ritonga sebagai Ketua Panitia Forum Nasional, dan Fuad Alit Komisioner Komnas Perlindungan Anak, serta Heri Chariansyah Dewan Pengawas dan Etik.

 

Laporan: Rizky Zulianda

Berita Terkait

Ops Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Polres Bone Gelar Latpra Ops
Jelang Ops Patuh 2026, Polantas Bone Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong
Kasat Lantas Polres Bone Ikuti Latpraops Patuh Pallawa 2026 di Polda Sulsel
Wabup Bone Hadiri Penamatan 507 Santri MHQ, Dorong Santri Raih Cita-cita Setinggi Mungkin
Sigap, Satlantas Polres Bone Tertibkan Tenda Pernikahan Tutup Badan Jalan 
Edukasi Kamseltibcarlantas, Satlantas Polres Bone Gelar Polantas Menyapa Bersama Tukang Ojek
KRI Satlantas Polres Bone: Mari Manfaatkan Program Bebas Denda Dan Diskon Pajak Kendaraan
Jaga Kamseltibcar Lantas, Satlantas Polres Bone Pam Car Free Day
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:53 WITA

Ops Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Polres Bone Gelar Latpra Ops

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:10 WITA

Jelang Ops Patuh 2026, Polantas Bone Tertibkan Penggunaan Knalpot Brong

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WITA

Kasat Lantas Polres Bone Ikuti Latpraops Patuh Pallawa 2026 di Polda Sulsel

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:22 WITA

Wabup Bone Hadiri Penamatan 507 Santri MHQ, Dorong Santri Raih Cita-cita Setinggi Mungkin

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WITA

Sigap, Satlantas Polres Bone Tertibkan Tenda Pernikahan Tutup Badan Jalan 

Berita Terbaru