Wabup Bone Terima Kunjungan FAO, ARLI, dan UNRAM Bahas Penguatan Tata Kelola Rumput Laut untuk Blue Economy

- Editor

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BONE, LinusTerkini.com— Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menerima kunjungan silaturahmi tim dari Food and Agriculture Organization (FAO), Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), dan Universitas Mataram (UNRAM) di Aula Beramal, Rumah Jabatan Wakil Bupati Bone, Kamis (18/6/2026).

 

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka kajian dan diskusi penguatan tata kelola komoditas rumput laut guna mendukung pengembangan Blue Economy dan Circular Economy di Indonesia. Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah yang menjadi lokasi kajian lapangan karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya dan industri pengolahan rumput laut yang berkelanjutan.

 

Dalam pertemuan tersebut, tim kajian memaparkan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembahasan, antara lain usulan perubahan nomenklatur industri pengolahan rumput laut, standardisasi data produksi nasional berbasis berat kering, serta strategi penguatan sektor rumput laut sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan.

 

Sekretaris Jenderal ARLI, Ir. Mursalim, menjelaskan bahwa kajian ini bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan.

 

“Rumput laut merupakan komoditas strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Melalui kajian ini, kami ingin memperkuat tata kelola sektor rumput laut agar lebih kompetitif, berkelanjutan, dan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat pesisir,” ungkap Mursalim.

 

Sementara itu, Bidang Kelembagaan ARLI sekaligus Pengurus ARLI, Ir. Asdar Marsuki, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat dalam membangun ekosistem industri rumput laut yang kuat.

Baca Juga:  Bukti Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan, Plt Gubernur Sulsel Lanjutkan Pembangunan Ruas Passobo-Matangli-Massupu

 

“Kabupaten Bone memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk menjadi salah satu pusat pengembangan rumput laut nasional. Melalui kolaborasi yang kuat, kita berharap dapat mendorong lahirnya kebijakan dan program yang mendukung pengembangan Blue Economy dan Circular Economy secara berkelanjutan,” kata Asdar.

 

Selain melakukan diskusi dan pengumpulan data, tim FAO, ARLI, dan UNRAM juga melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah sentra budidaya rumput laut di Kabupaten Bone. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi budidaya, tata kelola, serta potensi pengembangan komoditas rumput laut di daerah pesisir.

 

Rombongan meninjau Kampung Nelayan Rumput Laut dan lokasi budidaya Eucheuma cottonii di Kampung Baru, Desa Kading, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Lokasi ini merupakan salah satu kawasan budidaya rumput laut yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.

 

Selanjutnya, tim juga mengunjungi tambak budidaya rumput laut Gracilaria sp. di Dusun Maccedde, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai sistem budidaya, produktivitas, tantangan yang dihadapi petani, serta peluang pengembangan dan hilirisasi produk rumput laut yang dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kajian yang dilaksanakan oleh ARLI, UNRAM, dan Tim Manajemen Sumberdaya Pantai Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai bahan rekomendasi kepada FAO, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat tata kelola sektor rumput laut nasional.

 

Di akhir pertemuan, Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Bone sebagai salah satu lokasi kajian pengembangan rumput laut nasional.

Baca Juga:  Mantapkan Pengawasan, Bawaslu Bone Ikuti Apel Siaga Pilkada Damai 2024 Bawaslu Sulsel

 

“Pemerintah Kabupaten Bone menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan kajian ini. Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Kami berharap hasil kajian ini dapat melahirkan rekomendasi yang konkret untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan nilai tambah produk, serta membuka peluang investasi dan hilirisasi industri rumput laut di daerah,” ujar Andi Akmal.

 

Lebih lanjut, Andi Akmal menegaskan bahwa sektor rumput laut memiliki prospek yang sangat menjanjikan sebagai penggerak ekonomi masyarakat pesisir apabila didukung oleh riset, inovasi, dan kolaborasi berbagai pihak.

 

“Rumput laut memiliki potensi ekonomi yang strategis dan sangat besar. Melalui riset dan inovasi yang didorong oleh kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas dan nilai tambah rumput laut serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani di wilayah pesisir,” katanya.

 

Ia berharap melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, FAO, dan ARLI, Kabupaten Bone dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan rumput laut berbasis Blue Economy dan Circular Economy.

 

“Kami berharap Kabupaten Bone dapat menyaksikan perubahan positif yang mendalam dalam sektor budidaya rumput laut, sekaligus menghadirkan peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir. Dengan pengelolaan yang tepat dan berkelanjutan, rumput laut dapat menjadi sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat menuju Bone Maberre,” tutupnya.

 

Laporan: IC

Berita Terkait

Wabup Bone Jadi Narasumber Workshop KKPD Teluk Bone, Pemkab Dukung Penguatan Tata Kelola Konservasi Perairan
Wabup Bone Hadiri Wisuda Tahfidz dan Penamatan Siswa Baytul Mukarromah, Dorong Santri Raih Cita-cita Tinggi
Wakil Bupati Bone Resmi Luncurkan Bus Bandara Arung Palakka untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Masyarakat
Lapangan Merdeka Watampone Banjir Nuansa Islami di Pawai Gema Hijriah 1 Muharram 1448 H
Hadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bone Serukan Semangat Hijrah Menuju Bone yang Lebih Baik
Wabup Bone Pimpin Rapat Pemantapan Persiapan PORPROV XVIII Sulsel 2026
Begadang Dukung Jerman, Bupati Bone Girang Jerman Pesta 7 Gol ke Gawang Curacao
Bupati Bone Serahkan Alkes 150 Unit Oxygen Concentrator Senilai Rp2,31 Miliar, Perkuat Layanan Kesehatan di Puskesmas
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:14 WITA

Wabup Bone Terima Kunjungan FAO, ARLI, dan UNRAM Bahas Penguatan Tata Kelola Rumput Laut untuk Blue Economy

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:50 WITA

Wabup Bone Jadi Narasumber Workshop KKPD Teluk Bone, Pemkab Dukung Penguatan Tata Kelola Konservasi Perairan

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:10 WITA

Wabup Bone Hadiri Wisuda Tahfidz dan Penamatan Siswa Baytul Mukarromah, Dorong Santri Raih Cita-cita Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:38 WITA

Wakil Bupati Bone Resmi Luncurkan Bus Bandara Arung Palakka untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:46 WITA

Lapangan Merdeka Watampone Banjir Nuansa Islami di Pawai Gema Hijriah 1 Muharram 1448 H

Berita Terbaru