Buka Diskusi Publik Rencana Penanggulangan Bencana, Abdul Hayat Ingatkan Protokol Kesehatan

- Editor

Selasa, 27 Juli 2021 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAKASSAR,LinusTerkini.com- PEMPROV SULSEL – Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, membuka secara resmi Diskusi Publik Rencana Penanggulangan Bencana Provinsi Sulsel Tahun 2021 hingga 2025, yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, di Hotel Arthama, Senin, 26 Juli 2021.

Dalam sambutannya, Abdul Hayat mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kegiatan diskusi publik rencana penanggulangan bencana ini. Ia juga mengingatkan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. Karena saat ini, Sulsel terkonfirmasi masuk dalam PPKM level 4, terutama Makassar dan Toraja Utara.

“Kita tentu prihatin atas itu, akan tetapi kita juga tidak boleh lengah terhadap kejadian tersebut. Kita tetap semangat, dan tetap menjaga kesehatan,” ucap Abdul Hayat sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Sah, Dilantik di Istana Andi Sudirman Gubernur Termuda di Indonsia

Menurut Abdul Hayat, dalam diskusi publik, tentu akan hadir gagasan rencana penanggulangan bencana kedepan. Dimana, proses-proses yang diinginkan adalah upaya preventif. Untuk itu, harus dilakukan sejak dini.

Sebelum kegiatan diskusi publik ini, lanjut Abdul Hayat, sudah dilakukan pertemuan di Hotel Maxone, tentang rencana induk penanggulangan bencana. “Dan hari ini, kita ingin lebih mendiskusikan seperti apa sebenarnya di lapangan. Seperti apa yang dilakukan, prakondisi, pemetaan, pengukuran, tindak lanjut, kemudian monitoring dan evaluasi,” terangnya.

Baca Juga:  Beri Bonus ke Pemecah Rekor PORPROV, Ketua Persatuan Renang ini Acungi Jempol Langkah Gubernur Andalan

Ia berharap, fakta di lapangan sama dengan data yang dimasukkan di daerah masing-masing kabupaten/kota.

“Saya pikir ini adalah tugas bersama, bukan tugas dari BPBD sendiri, dan itu perlu dukungan dari seluruh stakeholder terkait,” imbuhnya.

Jika memungkinkan, Abdul Hayat berpesan agar lembaga vertikal seperti Bazarnas, bisa melakukan Focus Group Discussion (FGD) guna mendapat dukungan dan masukan. “Karena yang diinginkan adalah semua harus terjadi pemberdayaan. Baik pemberdayaan manusia, infrastruktur, maupun pemberdayaan sumber daya alam, serta dukungan-dukungan lainnya,” ungkapnya.

 

Laporan: Ambos Linus

Berita Terkait

Buka Seminar Eksklusif Desa, Wabup Bone AAP Serukan Tata Kelola Berintegritas dan Beramal
Wabup Bone AAP Tutup Masseddie Cup, Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
Hadiri Maulid di Salomekko,Wabup Bone AAP Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Momentum Maulid Nabi
Wabup Bone AAP, Terima Audiensi HNSI, Bahas Rencana Muscab Kabupaten Bone
Wabup Bone AAP, Tinjau SDN 176 Tanabatue, Dorong Peningkatan Kualitas Sekolah Model Beramal
Wabup Bone Buka VORCEA 2026 di Libureng, Dorong Generasi Muda Berjiwa Kemanusiaan
Wabup Bone Buka Pesta Rakyat Balap Motor Ojek Gabah Beramal Season X, Dukung Kreativitas Pemuda melalui Pesta Rakyat Balap Motor
Wabup Bone Hadiri Maulid di Massenrengpulu, Baznas Bone Terima Zakat Maal Pertanian Warga Rp15 Juta 
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:43 WITA

Buka Seminar Eksklusif Desa, Wabup Bone AAP Serukan Tata Kelola Berintegritas dan Beramal

Sabtu, 12 September 2026 - 07:39 WITA

Wabup Bone AAP Tutup Masseddie Cup, Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini

Jumat, 11 September 2026 - 20:09 WITA

Hadiri Maulid di Salomekko,Wabup Bone AAP Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Momentum Maulid Nabi

Rabu, 9 September 2026 - 12:44 WITA

Wabup Bone AAP, Terima Audiensi HNSI, Bahas Rencana Muscab Kabupaten Bone

Selasa, 8 September 2026 - 15:04 WITA

Wabup Bone AAP, Tinjau SDN 176 Tanabatue, Dorong Peningkatan Kualitas Sekolah Model Beramal

Berita Terbaru