Berkah Atau Bencana Penyelundupan Pupuk Bersubsidi Makin Marak Di Bone

- Editor

Sabtu, 22 Juni 2024 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONE, LinusTerkini.com- Kebutuhan pupuk para petani terus meningkat ditengah sulitnya mendapatkan kuota subsidi sesuai dengan kebutuhan.

Seakan disudutkan pada pilihan, beli mahal atau gagal panen, maka solusi terbaik yang dipilih sebagian besar petani adalah membeli pupuk yang diselundupkan dari berbagai daerah di kabupaten tetangga demi mencukupi kebutuhan akan pupuk jenis phonska.

Udin salah satu petani asal Palakka mengungkapkan keluhannya saat di temui di salah satu warkop di Desa Ureng Kecamatan Palakka pada Sabtu (22/06/2024).

Baca Juga:  Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Ibu Rumah Tangga di Panyula Mengeluh

Kami para petani jagung kesulitan memenuhi kebutuhan pupuk, maka jalan satu satunya saya mencari tahu dimana bisa mendapatkan pupuk jenis phonska yang biasanya di antarkan langsung ketempat kami para petani, kata zainuddin

Lanjut Udin, sebenarnya harganya mahal, mencapai Rp.185.000 hingga Rp.200.000, cuma mau tidak mau terpaksa kami beli, karena hanya itu solusi yang bisa kami tempuh.

Hal senada pun diungkapkan petani jagung asal Kecamatan Bengo, Remmang saat di hubungi via WhatsApp Sabtu 22 Juni 2024, jika ia terpaksa membeli pupuk yang diantarkan tengah malam ke rumahnya.

Baca Juga:  Lamellong mengutuk Keras Ucapan Oknum Lurah Di Bone

“Ya, tidak ada pilihan ndi’, kalau bukan pupuk yang diantar tengah malam itu, dimana kita mau beli pupuk” katanya.

Masih kata Remmang, harganya memang mahal, cuma kalau tidak di beli kita terancam gagal panen, jadi jangan heran jika kami petani jagung banyak mengeluh, karena harga Pupuk mahal sementara saat panen harga turun, paparnya.

 

Laporan: Ici

Berita Terkait

Propam Polda Sulsel Diminta Periksa Penanganan Kasus Proyek Bola Soba Di Polres Bone
Cegah Perang Kelompok, Polres Bone Amankan 33 Remaja dan Sita 6 Senjata Tajam di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi
Kelompok Serupa Geng Motor, Resahkan Warga di Bone
Satnarkoba Polres Bone Ungkap 22 Kasus Narkotika
Kejari Bone Diminta Tuntaskan Kasus Cetak Sawah 
Menindak lanjuti laporan warga atas maraknya remaja NGELEM Di kelurahan Panyula
Lamellong Sebut Disdik Bone Menjadi Lahan Bisnis Menggiurkan 
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:09 WITA

Propam Polda Sulsel Diminta Periksa Penanganan Kasus Proyek Bola Soba Di Polres Bone

Senin, 1 Juni 2026 - 20:34 WITA

Cegah Perang Kelompok, Polres Bone Amankan 33 Remaja dan Sita 6 Senjata Tajam di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi

Senin, 1 Juni 2026 - 18:47 WITA

Kelompok Serupa Geng Motor, Resahkan Warga di Bone

Senin, 25 Mei 2026 - 09:18 WITA

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:55 WITA

Satnarkoba Polres Bone Ungkap 22 Kasus Narkotika

Berita Terbaru