Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta

- Editor

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landscape with combine harvester

Landscape with combine harvester

 

BONE,LinusTerkini.com-Seorang warga Desa Tungke kecamatan Bengo, Kabupaten Bone sebut saja “B” mengaku membeli alsintan jenis combine dari seorang warga desa walimpong berinisial “HA” seharga Rp.250.000.000 ( dia ratus lima puluh juta rupiah ), dan belakangan di ketahui jika combine tersebut merupakan combine bantuan pemerintah.

Masalah ini muncul ketika menantu dari “B” yang juga merupakan oprator combine tersebut menjual alsintan milik mertuanya ke kabupaten Maros, akhirnya “B” berencana melaporkan menantunya, namun “B” tidak bisa menunjukkan bukti pembelian alsintan tersebut.

“B” pun akhirnya menghubungi “HA” yang juga merupakan orang tua dari kepala desa setempat meminta bukti pembeliannya, namun “HA” mengatakan jika barang ini tidak mempunyai bukti pembelian karena merupakan bantuan pemerintah, hal tersebut di ungkapkan oleh “B” saat di hubungi vhia Whats App pada Sabtu 28 februari 2026

Baca Juga:  Sekjen Gerindra: Desmond Salah Satu Kader Terbaik, Kami Merasa Sangat Kehilangan

“B” pun mengakui jika ia sudah 2 tahun lebih menguasai alsintan tersebut

“Saya lupa sudah brapa tahun combine itu saya beli, kalau tidak salah sudah 2 tahun lebih karena saya ambil kredit jangka 4 tahun, dan sekarang sisa satu tahun lebih pembayaran angsurannya, jelas “B”

Masih kata “B” jika alsintan tersebut di beli menggunakan uang kredit

“Iye, saya ambil uang kredit untuk beli combine tersebut seharga Rp. 250.000.000 dari bapaknya pak desa, tegas “B”

Kepala desa walimpong Akbar saat di konfirmasi vhia telepon whats App pada 28 februari 2026 pun mengaku jika tidak mengetahui hal tersebut.

Baca Juga:  Prabowo : Proporsional Terbuka Lebih Membuka Keterwakilan dan Lebih Demokratis

“Saya juga tidak tau masalah itu, tadi malam dia ( B ) datang kerumah tapi saya katakan silahkan atur sama orang tua karena saya tidak tau persoalan itu, terang Akbar kepala desa walimpong.

Disisi lain kepala BPP Kecamatan Bengo Andi Nila Harun juga mengakui jika belum tau persoalan tersebut.

“Di walimpong itu cuma ada 1 combine yang dikuasai oleh kelompok tani Tanete dua nama ketua kelopoknya pak Supriadi, kata Nila saat di hubungi vhia Whats App pada 1 Maret 2026.

 

Laporan: CI

Berita Terkait

Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya
Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak
Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH
Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH
Kasat Narkoba Polres Bone Bantah Dugaan Suap Dalam Penanganan Kasus Narkoba
DPK LIPAN Bone mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut tuntas kasus ini
Lamellong Minta KPK RI Ambil Alih Kasus Mangkrak Proyek Bola Soba Puluhan Milliar Rupiah
Polres Bone Tingkatkan Status Kasus Pornografi via Video Call ke Penyidikan
Berita ini 85 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:38 WITA

Bermodal Uang Kredit, Warga Bengo Beli Alsintan Bantuan senilai Rp. 250 juta

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:21 WITA

Polres Bone Bantah Tudingan Pungutan Liar dalam Penanganan Perkara Narkotika, Propam Ungkap Fakta Sebaliknya

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:53 WITA

Aksi Pencurian Gabah di Desa Samaenre Terekam CCTV, Warga Resah Minta Polisi Bertindak

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:05 WITA

Komitmen Perangi Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Resmi Dipecat Melalui Upacara PTDH

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:19 WITA

Mangkraknya Proyek Bola Soba Dinilai Cerminkan Lemahnya Komitmen Pemerintah dan APH

Berita Terbaru